Waspada, Kecanduan Media Sosial Bisa Rusak Mental Kesehatan lo!

Menggunakan media sosialsecara berlebihan ternyata bisa membuat mental seseorang tidak sehat.

Kita pastinya sering merasa cemas sampai ingin bunuh diri saat sudah kecanduan media sosial.

Terlebih, dari hasil penelitian UNESCO, pengguna media sosial di Indonesia masih amat tinggi.

Sebanyak 4 dari 10 orang Indonesia dinilai aktif dalam menggunakan media sosial.

“Hasil penelitian dari UNESCO menyimpulkan bahwa 4 dari 10 orang Indonesia aktif di media sosial seperti Facebook yang memiliki 3,3 juta pengguna, kemudian WhatsApp dengan jumlah 2,9 juta pengguna dan lain lain,” ujar Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rosarita Niken Widiastuti, melansir dari laman Kominfo.

Niken menyebutkan, masyarakat menggunakan pola komunikasi 10 to 90 dalam bermedia sosial.

Hanya 10 persen masyarakat yang memproduksi informasi, sedangkan 90 persen cenderung mendistribusikannya.

Media sosial, revolusi terbaru dalam sejarah manusia, yakni tentang kecanduan dari interaksi sosial dan saling berbagi.

Fenomena tentang media sosial benar-benar berpengaruh di dunia.

Hal ini menjadi sangat penting ketika sosial media sudah masuk dalam ranah kesehatan mental.

Ada banyak efek buruk dari media sosialyang menyerang mental.

Lantas bagaimana cara sosial media bisa merusak mental seseorang? Berikut ulasannya seperti dikutip dari The New York Times.

Lantas bagaimana cara sosial media bisa merusak mental seseorang? Berikut ulasannya seperti dikutip dari The New York Times.

1. Ketagihan sosial media

Facebook atau Twitter misalnya, banyaknya Like atau Retweet akan meningkatkan rasa kepercayaan diri kita terhadap sosial media.

Semakin banyak didapat,  akan membuat kita semakin ketagihan untuk terus berinteraksi melalui komentar dengan berbagai ekspresi.

Kemudian, di tahap ini seseorang akan berusaha kembali mengunggah sebuah momen dan berharap ada interaksi di sana seperti yang telah dialami sebelumnya.

Terus begitu sehingga menyerupai candu.

2. Mulai membandingkan diri sendiri dengan orang lain

Banyak hal, mulai foto dan profil yang terlihat menyombongkan diri, riasan wajah, mengunjungi tempat-tempat yang jauh dan indah, menyantap makanan yang enak dan mahal, atau berbagai hal-hal lain.

Tanpa disadari, inilah yang akan terjadi.

Seseorang akan memiliki kecenderungan yang tidak sehat, yakni membandingkan diri dengan orang lain.

Tentunya ini memengaruhi kesehatan mental.

Akan ada perasaan negatif dan membahayakan seseorang yang berhubungan dengan tingkat kepercayaan diri.

3. Menjadi resah dan gelisah

Jika sehari saja orang yang sudah kecanduan media sosial tiba-tiba tidak dapat mengskses sehari saja, maka yang terjadi adalah dia merasa cemas, gelisah, kebingungan, dan tidak tahu harus melakukan apa.

Inilah yang dikatakan bahwa kecanduan sosial media begitu berbahaya pada kesehatan mental seseorang.

4. Mengganggu pekerjaan

Gangguan yang disebabkan oleh notifikasi media sosial bisa saja membahayakan kemampuan kita untuk berkonsentrasi pada pekerjaan tertentu.

Sebagai naluri alami, seseorang akan tertarik melihat atau mencari tahu tentang kehidupan orang lain (memang tidak semua), dan hal ini dapat mengganggu ritme bekerja atau apa yang sedang dikerjakan.

Jelas, konsentrasi yang terganggu dapat menurunkan produktivitas.

Jadi mulai sekarang berhati-hati dengan sosial media.

SUMBER:

https://nova.grid.id/read/051708629/waspada-kecanduan-media-sosial-bisa-rusak-mental-kesehatan-lo?page=all

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 + 6 =