VALENTINO ROSSI POSITIF COVID-19, BOS YAMAHA: INI BERITA BURUK

Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, dinyatakan positif terpapar COVID-19. Bos tim Yamaha, Lin Jarvis, menyebut situasi yang dialami Rossi merupakan kabar buruk untuk tim pabrikan asal Jepang tersebut.

Valentino Rossi mengumumkan jika dirinya positif virus corona pada Kamis (16/10/2020) malam WIB. The Doctor menjalani tes polymerase chain reaction (PCR), setelah merasa kurang sehat dan sedikit demam saat bangun tidur pada Kamis pagi waktu Italia.

Saat melakukan tes cepat dirinya sempat dinyatakan negatif. Tetapi, ketika menjalani tes kedua, Valentino Rossi divonis positif virus corona pada pukul 16.00 waktu Italia.

Selanjutnya, Rossi harus menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Tavullia, Italia. Kondisi kesehatan pembalap berusia 41 tahun itu akan mendapat pengawasan ketat dari tim dokter.

Positif terpapar virus corona membuat Valentino Rossi dipastikan absen pada balapan MotoGP Aragon, akhir pekan ini.

“Saya sangat kecewa, saya harus absen pada balapan di Aragon. Saya coba optimistis dan percaya diri tapi sepertinya balapan kedua di Aragon juga saya tidak bisa pergi. Saya sangat sedih dan marah,” tulis Rossi di akun media sosialnya.

“Karena saya telah berusaha maksimal untuk menghormati protokol dan hasil tes saya pada Selasa (13/10/2020) juga negatif. Saya pun sudah menjalani isolasi mandiri sejak pulang dari Le Mans,” lanjut Valentino Rossi.

Kabar Buruk

Bos tim Yamaha, Lin Jarvis, mengungkapkan simpati dan mendoakan kesembuhan Valentino Rossi. Meski begitu, Jarvis menyebut kondisi The Doctor merupakan kabar buruk untuk sang pembalap, Yamaha, dan juga penggemar MotoGP.

“Ini adalah berita yang sangat buruk untuk Valentino dan berita yang sangat buruk untuk tim Monster Energy Yamaha, dan untuk semua penggemar MotoGP di seluruh dunia. Pertama dan terpenting kami berharap Valentino tidak akan terlalu menderita dalam beberapa hari mendatang dan akan pulih sepenuhnya dalam waktu sesingkat mungkin,” ujar Jarvis.

“Ini menjadi pukulan kedua bagi kami setelah absennya Pemimpin Proyek Sumi-san dan lima mekanik Yamaha di balapan Le Mans setelah satu anggota dinyatakan positif. Meskipun untungnya sama sekali tidak menunjukkan gejala,” lanjutnya.

“Kedua insiden ini mengingatkan kita bahwa tidak peduli seberapa berhati-hati Anda, risikonya selalu ada, seperti yang kita lihat dengan meningkatnya jumlah kasus infeksi virus corona di Eropa saat ini.”

“Kami telah memeriksa dengan otoritas kesehatan Italia dan kami telah diberi tahu, setiap anggota tim kami yang melakukan kontak dengan Valentino hingga Senin tidak termasuk dalam risiko terpapar langsung. Namun demikian, kami akan lebih memperhatikan mulai sekarang untuk meminimalkan kemungkinan masalah pada masa mendatang,” tutur Lin Jarvis.

Sumber: MotoGP

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 − 12 =