SAMSUL ARIF SEBUT AREMA SEBAGAI THE DREAM TEAM

Striker Persita Tangerang, Samsul Arif Munip sudah tak muda lagi. Kini dia sudah menapaki usia 35 tahun. Sepanjang 16 tahun kariernya di sepak bola profesional, sejumlah klub besar pernah diperkuatnya.

Mulai Arema FC, Persib Bandung hingga Barito Putera. Di antara klub yang pernah dibelanya, ia menyebut Arema FC sebagai the dream team, ketika dia bergabung musim 2014-2015.

“Arema waktu itu saya sebut sebagai the dream team. Banyak kemenangan besar yang kami raih. Selain itu materi pemainnya juga bintang, di antaranya Beto Goncalvez, Cristian Gonzales, Gustavo Lopez, Kurnia Meiga, Purwaka Yudi, Beny Wahyudi dan lainnya,” kata Samsul.

“Saat ditanya tentang best XI versi saya, masih banyak pemain Arema yang terlintas,” tegasnya.

Waktu itu, Arema meraih berbagai gelar, di antaranya Bali Island Cup, Inter Island Cup, dan Piala Gubernur Jatim. Hanya dikompetisi mereka gugur di semifinal (ISL 2014).

“Waktu itu juga sebenarnya Arema bisa juara. Banyak kemenangan yang diraih. Tapi kurang beruntung saja karena kompetisi menggunakan sistem dua wilayah,” tegas mantan pemain Persela Lamongan ini.

Gabung Tim Rival

Di Arema, Samsul juga main bareng dengan teman dekatnya, yakni Purwaka Yudi dan Beny Wahyudi sehingga dia merasa lebih nyaman.

Ketika di Persib Bandung musim 2016, sebenarnya Samsul juga main dengan Purwaka. Namun di sana dia hanya bertahan satu musim. Setelah itu dia kembali ke Persela.

Sebenarnya Arema waktu itu masih ingin mempertahankan Samsul. Tapi, ada beberapa hal yang membuatnya menerima pinangan Persib. Dia pun menyeberang ke klub yang sebenarnya rival Arema. Itu yang membuat Samsul sempat dapat teror dari Aremania ketika main di Malang.

 

Disadur : https://www.bola.com/indonesia/read/4279951/samsul-arif-sebut-arema-sebagai-the-dream-team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen + thirteen =