salam@dudimuttaqien : MUHASABAH

Bandung, BarayaKita–

USTADZ DUDI MUTTAQIEN : MUHASABAH

Rasulullah saw bersabda :

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad)

Kenapa dinyatakan demikian ?

Karena Allas swt pencipta kita dan semesta alam yang maha tahu mnjelaskan :

وَلَن تَرْضَىٰ عَنكَ ٱلْيَهُودُ وَلَا ٱلنَّصَـٰرَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ…..

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti (cara hidup) agama mereka. ….. (albaqarah :120)

dan Rasulullah saw menjelaskan :

لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا فِى جُحْرِ ضَبٍّ لاَتَّبَعْتُمُوهُمْ , قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ آلْيَهُودَ وَالنَّصَارَى قَالَ : فَمَنْ

“Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhob (yang sempit sekalipun), pasti kalian pun akan mengikutinya.” Kami (para sahabat) berkata, “Wahai Rasulullah, apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nashrani?” Beliau menjawab, “(kalau bukan mereka) Lantas siapa lagi?” (HR. Muslim no. 2669).

Tidak boleh meniru mereka bukan berarti harus memusuhi mereka.

Tidak boleh mengikuti mereka bukan berarti boleh merendahkan mereka.

Tapi kalau dibiarkan kita menyerupai mereka, maka lambat laun bentuk pemahaman umat islam tentang islam akan bias dan kabur bahkan berubah, jadi hati-hati dan teliti lah dalam bersikap dan beribadah.

Kesungguhan kita untuk berhati hati, membuat tauheed kita dan keturunan kita akan dilindungi oleh Allah swt sampai akhir zaman kelak, insyaallah

Ya Allah lindungi tauhid kami semua sampai kami Engkau ridloi untuk menghuni surga Mu tanpa hisab.

Aamiiiin

 

@Barayakita.online
salam@dudimuttaqien
barayakita.com
@madrasahkaryamadani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nine + thirteen =