salam@dudimuttaqien : BACAAN PANJANG DI TENGAH PERSIAPAN PSBB UNTUK SHAUM YG  LEBIH KHUSYU

Bandung, Barayakita

 

USTAD DUDI MUTTAQIEN : BACAAN PANJANG DI TENGAH PERSIAPAN PSBB UNTUK SHAUM YG  LEBIH KHUSYU

مَآ أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ إِلَّا بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۗ وَمَن يُؤْمِنۢ بِٱللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُۥ ۚ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌۭ

Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (64:11)

sob…. kaleeem…. tidak akan ada yg membahayakan kita kecuali karena izin Allah…

bahkan kita juga tidak bisa menyatakan sesuatu akan membahagiakan kita .. karena kalau Allah tidak izinkan itu terjadi bagi kita.. itu tidak akan terjadi…

tugas kita … ibadah saja dalam profesi kita masing2 (ibadah ghair mahdzoh) … dan taat utuk melaksanakan perintah Allah (ibadah mahdzoh)

dekati saja Allah swt. supaya Allah mencintai kita … Allah memilihkan yg terbaik untuk kita…

Rasulullah menyampaikan sebuah hadits qudsi :

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ – رضى الله عنه – قَالَ قَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم –

« يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى ،

وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِى ، فَإِنْ ذَكَرَنِى فِى نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِى نَفْسِى ، وَإِنْ ذَكَرَنِى فِى مَلأٍ ذَكَرْتُهُ فِى مَلأٍ خَيْرٍ مِنْهُمْ ،

وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ بِشِبْرٍ تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا ، وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا ،

وَإِنْ أَتَانِى يَمْشِى أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً

Dari Abu Hurairah –radhiyallahu ‘anhu-, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Allah Ta’ala berfirman: Aku sesuai persangkaan hamba-Ku.

Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku saat bersendirian, Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku. Jika ia mengingat-Ku di suatu kumpulan, Aku akan mengingatnya di kumpulan yang lebih baik daripada pada itu (kumpulan malaikat).

Jika ia mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku mendekat kepadanya sehasta. Jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, Aku mendekat kepadanya sedepa.

Jika ia datang kepada-Ku dengan berjalan (biasa), maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat.”

(HR. Bukhari no. 6970 dan Muslim no. 2675).

semoga Allah mudahkan kita untuk mengabdi kepada Nya… dan Allah cintai kita dan keturunan kita sampai akhir zaman kelak.m.

aamiiiin

 

salam@dudimuttaqien

@barayakita.online

@madrasahkaryamadani

Barayakita.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 − 13 =