RIBUAN BOTOL MIRAS DAN OBAT TERLARANG DIMUSNAHKAN DI PRIANGAN TIMUR

Priangan,BarayaKita
Jelang Nataru, jajaran Kepolisian RI di kawasan Priangan Timur musnahkan ribuan botol minuman keras, narkoba serta obat keras di masing masing lokasi, Kamis 19/12/19.

KOTA TASIKMALAYA
Di Maspolres Tasikmalaya Kota, polisi musnahkan 4.129 botol minuman keras, 550 liter tuak, sabu sabu 4,69 gr, ganja kering 23 gram , 3 (tiga) butir ekstasi, obat keras 8.099 butir dan 5535 butir paracetamol, caffeine, carisoprodol (PCC).

Kapolres Tasikmalaya Kota – AKBP Anom Karibianto mengatakan, pemusnahan tersebut adalah hasil razia pihaknya selama 4 (empat) bulan dalam Kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkat (KRYD). Anom menyebut, pemusnahan juga sebagai bentuk pesan jelang perayaan natal dan tahun baru di wilayah Kota Tasikmalaya bebas dari Miras.

“ Ini mengandung pesan juga, pada saat natal dan tahun baru , wilayah Kota Tasikmalaya bebas dari miras. Karena dari situlah kerawanan bisa terjadi,” ungkap Anom.

Selanjutnya Anom juga himbau masyarakat untuk pergantian tahun tidak berlebihan dalam menyikapinya. “ Hindari main petasan, hindari berbuat maksiat, berkendaraan jangan kebut – kebutan dan ugal – ugalan. Baiknya merayakan pergantian tahun itu dengan instropeksi diri,” tandas Kapolresta.

Walikota Tasikmalaya – H.Budi Budiman yang turut hadir dalam pemusnahan mengapresiasi kinerja pihak Polri. “ Ini sudah menjadi komitmen bangsa kita, komitmen pemerintah, itu (mirass dan narkoba) menjadi musuh bersama. Karena inilah yang akan menghancurkan generasi muda kita”, kata Budiman.

Pemusnahan Miras Narkoba Polres Tasikmalaya Kota

 

CIAMIS – PANGANDARAN
Sementara di Polres Ciamis, petugas musnahkan 3.522 botol miras dan 200 liter ciu. “Ini hasil dari operasi setiap hari di wilayah Ciamis dan Pangandaran dalam Kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkat (KRYD) selama 3 bulan jelang operasi Lilin Lodaya,” ujar Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso.

Bismo menambahkan, pemusnahan sebagai bentuk komitmen menekan peredaran miras di Ciamis dan Pangandaran, utamanya jelang malam tahun baru, mengantisipasi agar masyarakat tak melakukan pesta miras, karena dapat menimbulkan berbagai hal negatif.

Pemusnahan yang digelar di Alun-alun Ciamis dengan cara dilindas dengan menggunakan alat berat (selender/stoom) itu, disaksikan langsung Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan unsur Forkopimda.

Pemusnahan Miras Narkoba Polres Ciamis

KOTA BANJAR
Di Mapolres Banjar pemusnahan dilakukan usai melakukan kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2019. , memusnahkan ratusan ribu obat-obatan palsu, ratusan liter tuak, ciu, bakonang, serta puluhan botol miras dari berbagai jenis dan merk.

Kapolres Banjar AKBP. Yulian Perdana menjelaskan, barang haram yang dimusnahkan diantaranya ; 195 liter minuman beralkohol jenis Ciu, 40 (Empat Puluh) liter minuman beralkohol jenis Bakonang, 77 (Tujuh Puluh Tujuh) botol miras pabrikan berbagai jenis dan merk serta ditambah lebih dari 500.000 butir obat illegal.

“Kegiatan Pemusnahan barang bukti ribuan obat – obatan palsu, dan miras ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman, dan kondusif menyambut Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Semua dari hasil Kegiatan Operasi Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Polres Banjar,” ungkap Yulian.

Wakil Walikota Banjar – H. Nana Suryana yang hadir pada kegiatan tersebut menyampaikan terimakasih kepada jajaran kepolisian atas kerja kerasnya, “Kami atas nama Pemerintah Kota Banjar mengapresiasi, karena ini obat obta berbahaya kalau dikonsumsi masyarakat. Sekali lagi terimasih Polres Banjar yang telah membongkar ini semua. Bahkan jumlah obat palsunya ribuan, terbanyak di Jawa Barat,”, kata Nana.

Pemusnahan Miras Narkoba Polres Banjar

GARUT
Polres Garut juga melakukan pemusnahan sekitar 4.600 botol minuman keras (miras). Ribuan botol miras berbagai merk itu adalah hasil razia yang dilakukan sejak bulan Juli 2019. Kapolres Garut – AKBP Dede Yudi Ferdiansyah mengatakan, pemusnahan dilakukan untuk menyadarkan masyarakat Kabupaten Garut agar tak mengonsumsi miras. “Tahun ini ada penurunan pemusnahan miras, dari tahun sebelumnya sekitar 6.000 botol. Artinya sebagian masyarakat sudah sadar,” kata Dede. Namun demikian, pihaknya akan terus lakukan razia miras menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. (le-ast-gp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

thirteen + eleven =