PERSIJA VS MADURA UNITED: MARKO SIMIC MENEBAR TEROR

Madura United patut waspada. Di pertandingan semifinal Piala Gubernur Jatim 2020, tim berjulukan Laskar Sape Kerrab tersebut akan menghadapi Persija Jakarta. Makin menyeramkan ketika tim ibu kota kembali mengandalkan Marko Simic untuk meneror gawang kiper lawan, yang kemungkinan dikawal Satria Tama.

Gawang Madura United begitu disukai oleh Marko Simic. Sejak berkiprah bersama Persija Jakarta pada 2018, penyerang asal Kroasia itu telah enam kali menggetarkan gawang Laskar Sape Kerrab dari empat pertandingan.

Marko Simic, yang berstatus sebagai top scorer sementara Piala Gubernur Jatim dengan empat gol, kembali menjadi musuh terbesar Madura United pada pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin hari ini (17/2/2020).

Sebaliknya, Madura United tidak punya modal berharga untuk menandingi ketajaman Marko Simic. Lini depan Laskar Sape Kerrab masih tumpul. Alberto Goncalves baru membuat sebiji gol, sementara Greg Nwokolo tak kunjung tajam.

Perbandingan lini depan kedua tim timpang. Untungnya, Madura United memiliki lini sayap yang dapat mengimbangi Persija Jakarta.

Berikut  kekuatan lini per lini Persija serta Madura United:

Pertarungan lini tengah kedua tim jauh lebih menarik. Madura United akan mengandalkan pemain sayap Haris Tuharea untuk mengacak-acak lini pertahanan lawan.

Peran Haris Tuharea begitu dirasakan Madura United. Mantan pemain PSS Sleman ini mampu menyumbangkan dua dari empat gol Laskar Sape Kerrab di Piala Gubernur Jatim.

Sementara itu, Persija kembali memercayai Riko Simanjuntak untuk merusak konsentrasi Jaimerson Xavier dkk. Pemain bertubuh mungil ini akan berkolaborasi dengan Novri Setiawan untuk memanjakan Marko Simic di lini depan.

Jaimerson Xavier lebih segar sebagai bek mengingat usianya masih 29 tahun. Namun, bek asal Brasil ini tidak memiliki pengalaman sebanyak Otavio Dutra.

Duo bek Negeri Samba ini akan sama-sama menggalang lini pertahanan Madura United dan Persija Jakarta. Sejauh ini, Dutra lebih unggul karena timnya baru kebobolan dua gol berbanding lima gol yang bersarang di gawang Laskar Sape Kerrab.

Pada laga terakhir di babak penyisihan, Persija Jakarta dan Madura United kompak menurunkan penjaga gawang pelapis.

Persija terpaksa menurunkan Shahar Ginanjar karena Andritany Ardhiyasa dipanggil gabung ke TC Timnas Indonesia. Untungnya, penampilan kiper berusia 29 tahun itu tidak mengecewakan karena tim ibu kota hanya kebobolan satu gol dari Arema.

Sementara itu, performa Satria Tama yang menggantikan Muhammad Ridho Djazulie, terbilang kurang meyakinkan. Eks kiper Timnas Indonesia U-22 ini kebobolan empat gol dari Persebaya Surabaya.

 

Disadur : https://www.bola.com/indonesia/read/4180121/duel-antarlini-persija-vs-madura-united-marko-simic-menebar-teror

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen + 18 =