PENGUKUHAN MAHASISWA BARU IKIP SILIWANGI ANGKATAN 2020/2021

Cimahi, BarayaKita – IKIP Siliwangi melaksanakan acara “Pengukuhan Mahasiswa Baru IKIP SILIWANGI Angkatan 2020/2021”, Rabu, 4 November 2020, yang bertempat di Kampus IKIP SILIWANGI, Jl. Terusan Jend. Sudirman, Baros, Kec. Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

Hadir dalam acara tsb Ketua Dewan Penyantun Yayasan Kartika Jaya, Drs. KH. Olih Komarudin. KH. Olih menyampaikan sekilas Visi Misi IKIP SILIWANGI, Sejarah IKIP SILIWANGI dan juga harapan-harapan beliau selaku Ketua Dewan Penyantun.

KH. Olih Komarudin sendiri sudah 3 (tiga) tahun menjabat sebagai Dewan Penyantun. Sebelumnya ia adalah Ketua BPH. Ia juga adalah salah seorang Perintis berdirinya IKIP SILIWANGI.

Menurut KH. Olih, mengenai sejarah IKIP SILIWANGI, Ia menjelaskan bahwa IKIP SILIWANGI adalah embrio dari AKPRIBA (Akademi Pendidikan Rohani Islam Bandung), yang dari situlah lahir 2 (dua) Perguran Tinggi, yaitu : STAI SILIWANGI dan STKIP SILIWANGI.

“STKIP SILIWANGI terus berupaya, berusaha mengembangkan diri hingga menjadi seperti sekarang, yaitu statusnya berubah menjadi IKIP SILIWANGI.” Ujar KH. Olih.

“Jika ditanya apa kebahagiaannya, Saya merasa IKIP SILIWANGI mencapai puncak kejayaannya saat ini. Ini juga terbukti dengan hadirnya para guru besar muda yang banyak dilahirkan dari jebolan IKIP SILIWANGI.” Saat ini sudah ada 2 (dua) Guru Besar, yaitu Prof. Heris, dan Prof. Euis. dimana mereka adalah Guru Besar tercepat yang sudah dilahirkan oleh IKIP SILIWANGI.”

KH. Olih menambahkan : “IKIP SILIWANGI adalah karya fenomenal KODAM 3 SILIWANGI. Sebagai bentuk balas budi SILIWANGI terhadap masyarakat Jabar dan Banten, lahir dan berdirilah AKRIBA, yang sekarang menjadi STIA SILIWANGI dan IKIP SILIWANGI. Diharapkan IKIP SILIWANGI menjadi Destinasi Wisata Ilmu, yaitu Ilmu Amaliah dan Amal Ilmiah.”

“Jadi kalau ada orang yang ingin mencari dan mendapatkan guru atau dosen, maka orang-orang  tidak akan susah lagi mencari, karena di IKIP SILIWANGI lah tempatnya.”

“IKIP SILIWANGI juga menjadi ladang dan lahan lahirnya calon-calon pendidik. Dan ini sudah dibuktikan, karena peringkat IKIP SILIWANGI di wilayah Cimahi dan sekitarnya ternyata paling baik dan paling tinggi. Jadi mutu dan kualitas IKIP SILIWANGI saat ini terbaik. Dari 3ooo lebih Perguruan Tinggi yang ada saat ini,  IKIP SILIWANGI ada di peringkat 189. Hal ini menjadi prestasi yang membanggakan untuk IKIP SILIWANGI. Diharapkan juga agar IKIP SILIWANGI menjadi Perguruan Tinggi yang  pikabitaeun ulah pikarunyaeun.” Kata KH. Olih.

Pesan dari KH Olih, “kepada anak-anak, tidak salah jika menuntut ilmu di IKIP SILIWANGI.  beruntunglah orangtua yang menyekolahkan anak-anaknya di IKIP SILIWANGI. Semoga hari ini lebih baik dari kemarin dan esok lebih cerah daripada hari ini.”

Sementara itu  Rektor IKIP SILIWANGI, Prof. DR. H. Heris Hendriana, M.Pd juga memaparkan sekilas tentang Kebijakan IKIL SILIWANGI, Prestasi yang sudah diraih IKIP SILIWANGI, Target Capaian ke depan dan harapannya untuk para mahasiswa baru.

Prof. Heris menjelaskan : “ IKIP SILIWANGI didirikan oleh KODAM 3 SILIWANGI, yang sekarang berada di bawah Yayasan Kartika Jaya Siliwangi. Pusatnya di Jakarta, di Balai Kartini.”

“Eksistensi IKIP SILIWANGI bertahap. Berdiri sejak 1986 dengan nama STKIP Siliwangi. Awal mula berganti nama adalah karena ingin lebih memboomingkan keguruan karena saat itu nama IKIP banyak ditinggalkan oleh perguruan tinggi lain. Pada mulanya STKIP Siliwangi akan dijadikan Univesitas, namun saat itu, (Era Menristekdikti, M. Nasir) justru M. Nasir sendiri yang menyarankan penggunaan nama IKIP. Akhirnya ditetapkanlah nama IKIP SILIWANGI.”

Prof. Heris mengharapkan IKIP SILIWANGI bisa mencetak para guru yang berkarakter sebagai pendidik dan diterima oleh kaum milenial.  Dengan inovasi pembelajaran, guru bisa diterima oleh siswanya.

Menanggapi kondisi Pandemi  Covid-19, Prof Heris mengatakan : “Saat PJJ sekarang, dengan sistem daring, sebenarnya tidak menjadi hal yang mengagetkan untuk keluarga IKIP SILIWANGI,  karena sebelumnya memang sudah mempersiapkan inovasi pembelajaran ke arah sana, dan saat ini lebih dipaksa oleh keadaan, yang akhirnya menjadi kebiasaan. Awalnya berupa uji coba, dan  permodelan cara belajar sekarang dijalani bersama.”

“Selain mencetak inovator-inovator muda, Alumni IKIP SILIWANGI diharapkan menjadi orang-orang yg mandiri, berloma dalam kebaikan. Mandiri disini adalah para Alumni tidak melulu mnjadi guru ASN. Guru itu tidak hanya berdiri di depan kelas. Para Alumni malah bisa membuka peluang kerja baru.” Ujar Prof. Heris.

Prof. Heris menambahkan saat ini banyak Perguruan Tinggi di luar daerah bekerja sama dengan IKIP SILIWANGI, contohnya  di Indonesia Timur,  seperti di Lombok dan di Papua. Kemudian juga di Aceh dan di berbagai pelosok daerah lain di Indonesia.

Mengenai prestasi IKIP SILIWANGI, Prof. Heris menerangkan hal itu terlihat dari  fasilitas, sarana kreativitas mahasiswa di IKIP SILIWANGI yang lengkap.

“Little but giant. Walau mungil namun ide-idenya raksasa. Hingga saat ini IKIP SILIWANGI berada di peringkat 189 dari lebih 3000 PTS yang terdaftar di Indonesia, dari seharusnya  4000an PTS yang ada.” Tegas Prof. Heris.

“Itu adalah Prestasi dari aktivitas mahasiswa, dosen, jadi merupakan akumulasi prestasi. Juga adalah prestasi penelitian, prestasi kerjasama luar negeri seperti dengan Malaysia, Swiss, dll. Juga prestasi yang tercapai dari Mahasiswa dan dosen di tingkat nasional dan internasional.”

“IKIP SILIWANGI juga memiliki slogan, yaitu : Inovatif kampus, berkwalitas, biaya pas.” Imbuh Prof Heris. Yaitu dalam inovasinya, jika dilakukan dalam kondisi terpenuhi, itu tidak aneh. Tapi  jika inovasi yang diawali dari kekurangan itulah yang luar biasa. Banyak alumni yang menyatakan jika IKIP SILIWANGI adalah penolong. Karena jika kuliah di tempat lain sulit, namun di IKIP SILIWANGI bisa. Hal ini dikarenakan dengan banyaknya beasiswa. Contohnya saja dari Kemendikbud ada bantuan berupa quota, lalu ada Beasiswa UKT (Uang Kuliah Tunggal) sebesar  2,4jt per semester, yang hampir 1350 mahasiswa di IKIP SILIWANGI mendapatkan beasiswa tsb. Itulah mengapa disebut “PAS”, jadi banyak beasiswa yang dikeluarkan pemerintah untuk mahasiswa IKIP SILIWANGI. Belum lagi dari program bidik misi,  beasiswa dari provinsi, dll. Jadi “PAS” itu bukan berarti murah atau mahal. Namun “pas” saat dibutuhkan “pas” ada yang membantu seperti dalam bentuk beasiswa.” Prof Heris ,menerangkan dengan gamblang.

Ada harapan untuk kesuksesan berikutnya, yaitu semoga IKIP SILIWANGI mencapai 100 besar peringkat terbaik PTS di Indonesia. Indikator itu bisa dicapai dari capaian merdeka belajar. Yaitu harapannya yayasan akan membangun kampus lagi di sekitar Ciburuy di 2021.

Untuk diketahui, IKIP SILIWANGI saat ini di tingkat S2 sudah memiliki 3 prodi (program studi), yaitu B. Indonesia, Matematika dan Penmas (Pendidikan Masyarakat).  Itu adalah bentuk dari Bakti TNI,  khususnya SILIWANGI pada warga jabar, yang mana itulah misi utama IKIP SILIWANGI.

Pesan Rektor untuk mahasiswa baru :  “Selamat bergabung di IKIP SILIWANGI, jadilah satria IKIP SILIWANGI, yaitu Student activity to reach intellectual achievement. Dimana seorang satria ingin terus belajar, menjadi yang terbaik, berlomba-lomba dalam kebaikan. Harus mandiri, tidak tergantung pada yang lain. Menjadi Satria dalam cinta, cita, dan cipta.”

Masyarakat juga perlu tahu jika sistem belajar Daring di IKIP SILIWANGI berbeda dengan di tempat yang lain. Tidak hanya dengan menggunakan aplikasi zoom saja, tapi ada interaksi antara dosen dengan mahasiswa yang intensif. Justru saat ini lebih banyak waktu yang digunakan. Sistem Daring di IKIP SILIWANGI lebih produktif karena tidak terbatas waktu dan tempat.

Terakhir, Rektor IKIP SILIWANGI, Prof. Heris berpesan agar di masa pandemi Covid ini  masyarakat tetap jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir, agar kita punya 3S, yaitu selamat ,sehat dan sejahtera.

“Mari bergabung bersama kampus IKIP SILIWANGI. Cari saja info tentang IKIP SILIWANGI, buka webnya, karena IKIP SILIWANGI selain inovatif, kampus berkwalitas dan harga pas, juga selalu mengunci kesabaran dan menebar keiklhlasan. Insyaallah sukses dan berkah setiap saat. Jadikan dunia sebagai tempat duduk kita, akhirat selalu di hati dan rasa selalu bersama. Insyaalah kita tetap berada di jalan yang lurus dan keyakinan semakin mantap khususnya dengan bergabung bersama IKIP SILIWANGI.” Pungkas Prof. Heris menutup perbincangan dengan Barayakita.com. /// (edm).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

thirteen − four =