NGOTOT KALAHKAN PERSIJA, SUPRIADI INGIN ULANGI SEJARAH DI SIDOARJO LAGI BERSAMA PERSEBAYA

Duel antara Persebaya Surabaya kontra Persija Jakarta bakal tersaji dalam final Piala Gubernur Jatim 2020 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (20/2/2020). Persebaya, kebanggaan Jawa Timur ngotot ingin meraih trofi tersebut.

Ada satu pemain Persebaya yang pernah merasakan gelar juara di stadion berkapasitas 25 ribu penonton itu, yakni Mochammad Supriadi. Pemain berusia 17 tahun itu pernah membawa Timnas Indonesia U-16 menjuarai Piala AFF U-16 2018 arahan Fakhri Husaini.

Supriadi, yang berposisi sebagai penyerang sayap, tentu tidak asing dengan Stadion Gelora Delta. Kenangan manisnya bersama Timnas Indonesia U-16 diharapkan bisa membawa dampak positif untuk klub yang kini sedang dibelanya itu.

“Intinya saya ingin ulangi sejarah dapat juara di sana, di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Semoga besok Persebaya bisa dapat juara,” kata Supriadi kepada awak media setelah latihan di Lapangan Polda Jatim, Surabaya, Rabu (19/2/2020).

Supriadi merasa tertantang bisa mengangkat trofi lagi di stadion yang sama. Tapi, dia bersama rekan-rekannya punya sedikit kendala untuk bisa maksimal di laga ini. Skuat Persebaya hanya punya sehari persiapan setelah menang 4-2 atas Arema di Stadion Supriyadi, Blitar, Selasa (18/2/2020).

“Persiapan saya mungkin harus istirahat yang cukup, karena kemarin habis main, jadi istirahat cuma sebentar saja,” pemain muda asli Surabaya tersebut.

Sebenarnya, bukan hanya Persebaya yang memiliki pemain dengan catatan manis pernah menjadi juara di Sidoarjo. Persija juga punya Evan Dimas, yang menjadi kapten Timnas Indonesia U-19 saat merengkuh gelar Piala AFF U-19 2013 arahan Indra Sjafri di tempat yang sama.

Persebaya bisa dibilang berstatus sebagai “tim tuan rumah” dalam pertandingan panas yang mempertemukan dua tim tradisi ini. Pasalnya, Sidoarjo adalah kota satelit yang berjarak sekitar belasan kilometer dari Kota Surabaya.

Mereka dipastikan akan mendapat dukungan penuh dari Bonek, suporter Persebaya. Sidoarjo juga termasuk daerah dengan jumlah basis Bonek cukup besar. Di sisi lain, suporter Persija, The Jakmania, tidak diperbolehkan hadir karena memiliki hubungan yang kurang baik dengan Bonek.

Setelah kerusuhan terjadi di Blitar pada hari semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 antara Persebaya Surabaya dan Arema FC, Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) tak mau kecolongan untuk kedua kalinya. Pengamanan ketat akan dilakukan selama final Piala Gubernur Jatim 2020 yang mempertemukan Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya.

Agar tak terjadi insiden seperti di Blitar, Polda Jatim juga meminta The Jakmania, pendukung setia Persija Jakarta, agar tidak datang ke Sidoarjo menyaksikan laga final Piala Gubernur Jatim 2020 antara Persebaya dengan Persija Jakarta di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo pada Kamis 20 Februari 2020 pukul 15.30 WIB.

“Suporter Persebaya dan Persija punya sejarah buruk. Kami sepakat suporter Persija tidak boleh ke stadion. Koordinasi sudah dilakukan dengan pihak Polda Metro Jaya,” ujar Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan.

 

Disadur : https://www.bola.com/indonesia/read/4183222/bertekad-kalahkan-persija-supriadi-ingin-ulangi-sejarah-di-sidoarjo-lagi-bersama-persebaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 + six =