MAKANAN KHAS SUNDA BERBAHAN SINGKONG

Tapai

Tapai atau yang biasa disebut peyeum merupakan salah satu makanan asli Sunda yang dibuat dari singkong. Setelah dibersihkan, singkong lalu difermentasi menggunakan ragi. Tapai biasanya bertekstur lembek dan dijual dengan cara digantung.

Enjang, penjaja tapai di Soreang. (Ayobandung.com/Dudung Ridwan)

Saat ini tapai sudah jarang ditemukan, mungkin sudah mulai tergantikan oleh makanan-makanan baru. Padahal dulu, tapai sering dijajakan dengan cara ditanggung. Di Bandung ada beberapa tempat yang masih menjual tapai, seperti di Cibaduyut, Leuwipanjang, Padalarang, dan Rajamandala.

Comro 

Comro adalah singkatan dari ‘oncom di jero‘ (oncom di dalam). Camilan ini dibuat dari singkong yang diparut. Singkongnya dipilih yang bagus, lalu diberi bumbu. Setelah itu, siapkan oncom yang ditumis dengan daun bawang, kemangi, dan bumbu lainnya.

Ambil adonan singkong secukupnya, pipihkan. Masukkan tumis oncom di dalamnya lalu dibentuk bulat-bulat. Setelah itu, goreng sampai kekuningan. Comro biasanya dijual di tukang gorengan. Harganya antara Rp1.000 sampai Rp2.000.

Misro

Tak jauh berbeda dengan comro. Hanya,  misro rasanya manis karena di dalamnya berisi gula merah. Sesuai dengan namanya yang berarti ‘amis di jero‘ (manis di dalam). Tukang dagang comrobiasanya satu paket dengan misro. Harganya sama, sekitar Rp1.000 sampai Rp2.000.

Putri Noong

Putri Noong sudah menjadi penganan yang jarang ditemukan, kecuali jika kita sengaja mencari ke pasar tradisional. Untuk membuat Putri Noong, singkong harus diparut. Dan demi mempercantik tampilannya, dipakailah pewarna makanan.

Adonan singkong parut kemudian ditempel ke buah pisang. Setelah selesai, kukus. Potong-potong kue yang sudah matang. Lalu tabur dengan parutan kelapa. Bentuknya persis seperti putri noong (putri mengintip).

Ongolongol

Pada awalnya, ongol-ongol dibuat dari tepung sagu. Namun saat ini banyak ongol-ongol yang dibuat dari singkong parut. Camilan ini juga diberi pewarna makanan. Dibentuk. Lalu ditaburi parutan kelapa. Ongol-ongol biasanya masih suka dijajakan oleh tukang bajigur.

Colenak

Colenak adalah tapai yang dibakar lalu diberi topping kelapa parut dan gula merah. Camilan ini enak disantap bersama air teh hangat.

Colenak. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

Keripik Singkong

Tidak hanya di daerah Sunda, keripik singkong juga banyak ditemui di daerah lain. Untuk membuat keripik, singkong diiris tipis-tipis, diberi bumbu, lalu digoreng.

Setelah jadi, keripik bisa diberi bumbu pedas atau dimakan langsung. Konon, camilan ini disebut keripik karena saat dimakan berbunyi pik, pik, pik ….

 

Sumber : https://ayobandung.com/read/2021/01/20/177810/mengenal-ragam-makanan-khas-sunda-berbahan-singkong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 − one =