LIBUR NATARU, MASIH DIMINATI WISATA FOTO KOTA BANDUNG

Gedung Merdeka Jln. Asia Afrika Bandung, masih jadi primadona untuk wisata swafoto

 

Bandung,BarayaKita
Libur Natal dan Tahun Baru benar – benar menjadikan Kota Bandung semakin terasa padat dengan membludaknya wisatawan yang berlibur. Setidaknya dalam pengamatan langsung BarayaKita pada Minggu 29/12/19.

Selain pusat – pusat perbelanjaan Mall seperti di Istana Plaza (IP) Jalan Padjajaran, Paris Van Java (PVJ Mall) di Jalan Sukajadi, Cihampelas Walk (Ci-Walk), Bandung Indah Plaza (BIP Jln.Merdeka), yang pula ramai dikunjungi masyarakat adalah kawasan Jalan Asia Afrika dan Braga Bandung.

Sejak Minggu pagi (29/12) arus lalulintas terlihat di sekitaran Jalan Pasirkaliki – Padjadjaran, kendaraan berjubel hendak masuk ke Istana Plaza. Kendaraan juga terlihat memadati jalan Sukajadi Bandung, mereka hendak masuki area parkir PVJ. Jumlah kendaraan yang memadat itu dibarengi dengan mereka yang hendak wisata ke arah Lembang KBB, Tangkubang Parahu dan Ciater Subang.

Sementara untuk wisata jalan – jalan dan berfoto atau swa-foto, nampak padat dikunjungi adalah sekitar Gasibu dan Gedung Sate Bandung, serta kawasan Jalan Asia Afrika (Gedung Merdeka & Museum Konperensi Asia Afrika). Pantauan hingga Minggu siang, kendaraan pengunjung parkir disekitaran Jalan Braga (pendek), Cikapundung dan sekitaran alun – alun Bandung. Mereka berfoto di depan Gedung Merdeka, dalam kelompok – kelompok kecil yang rata rombongan sebuah keluarga.

Pengunjung berfoto didepan Museum Konperensi Asia Afrika, Minggu 29/12/19.

 

Parkir kendaraan roda empat dan rua dua di Jln. Braga (Pendek) yang membludak

“Kami sekeluarga datang dari Semarang, sengaja ke Bandung wisata kesini. Kemaren kami sudah ke Ciwidey dan ke Lembang. Hari ini kami wisata dalam kota Bandung, foto dna selfie disini dan nanti belanja ke Pasar Baru,” ujar Tono warga Semarang yang ditemui didepan Gedung Merdeka, Minggu 29/12.

Wisatawan lainnya adalah Andreas warga Sumedang yang astik berfoto disekitaran alun – alun Bandung. “Wisata murah pak, daripada jauh – jauh biayanya mahal, belum lagi macet dijalan. Ini sekalian mengunjungi saudara di dekat Kebon Kelapa. Jadi wisatanya foto foto sini saja,” ujar Andreas yang ditemani istri dan kedua anaknya yang masih kecil. (gp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × 1 =