DUEL ANTARLINI PERSELA VS PSS: PEMBUKTIAN 2 STRIKER SUBUR

Persela Lamongan mengemban misi untuk segera mentas dari ancaman degradasi saat menjamu PSS Sleman dalam laga pekan ke-32 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Surajaya, Lamongan, Rabu (11/12/2019).

Persela Lamongan cukup beruntung karena PSS sudah memastikan bertahan. PSS mengunci tiket bertahan di Liga 1 musim depan pada laga pekan ke-30, saat menang telak 5-1 atas Badak Lampung FC (3/12/2019).

Praktis, anak asuh Nilmaizar tersebut di atas kertas sedikit diunggulkan dari tim Elang Jawa. Ditambah lagi, kepercayaan diri skuat Persela sedang tinggi setelah meraih empat kemenangan beruntun dalam upaya menjauhi zona degradasi.

Persela meraup 12 poin dari empat laga dengan menumbangkan tim-tim mapan, tiga di antaranya adalah Borneo FC, Persib Bandung, dan PSM Makassar.

Perolehan poin yang dimiliki Persela saat ini 37, sementara pesaing terdekatnya, Badak Lampung FC, punya poin 33. Jika Persela berhasil mengamankan poin penuh dari PSS, serta berharap Badak Lampung dan Semen Padang kalah di pekan ke-32, sudah cukup membuat Eky Taufik dkk. aman dari jerat degradasi.

Sementara, PSS masih punya motivasi lain setelah sudah mengamankan satu tempat di Liga 1 musim depan, yakni mematangkan eksperimen formasi sekaligus memberikan kesempatan bagi pemain yang kurang mendapatkan menit bermain.

Dengan begitu, pertandingan ini diyakini masih akan menyuguhkan pertarungan menarik dan sengit. Berikut ulasan duel antarlini pemain Persela Lamongan kontra PSS Sleman:

Lini Belakang

Kolaborasi kapten tim Persela, Eky Taufik dan Demerson Bruno Costa, cukup padu di lini belakang. Ditambah bek sayap Mochamad Zaenuri yang sering melakukan overlap, menjadi kekuatan tersendiri bagi sektor pertahanan Persela.

Gawang Persela juga baru bobol dua kali dalam empat pertandingan terakhir, dari dari Borneo FC dan PSM. Hal ini membuktikan barisan belakang anak asuh Nilmaizar cukup kukuh.

Di kubu PSS, bek senior Purwaka Yudhi bisa diandalkan setelah Alfonso De La Cruz mendapatkan kesempatan penuh ketika melawan Persib. Pengalaman dan ketenangan yang dimiliki Purwaka, bisa menjadi duet ideal bek lainnya seperti Ikhwan Ciptady atau Asyraq Gufron.

Lini Tengah

Kunci permainan Persela adalah dari lini keduanya, terutama peran gelandang enerjik asal Jepang, Kei Hirose, dan playmaker asal Brasil, Rafael Oliviera.

Hirose punya peran mengatur keseimbangan di lini tengah, sementara Rafael sebagai playmaker membuka peluang bagi para striker.

PSS tidak mau kalah di barisan gelandangnya. Guilherme Batata, Dave Mustaine, dan pemain muda Ocvian Chanigio, berpotensi tetap menghuni barisan tengah.

Batata dikenal sebagai raja assist PSS yang sering melepaskan umpan kunci. Dave Mustaine sebagai penjaga keseimbangan, sementara Ocvian Chanigio mulai ditugasi pelatih Seto Nurdiyantoro menggantikan peran Brian Ferreira.

Lini Depan

Sektor ini bakal menjadi ajang pembuktian sebagai striker asing terbaik, Alex Goncalves di Persela dan Yevhen Bokhasvili di PSS. Keduanya berstatus pemain tersubur di klub masing-masing.

Alex dengan koleksi 17 gol hingga pekan ke-31, sementara Yevhen Bokhasvili membukukan dua gol lebih sedikit dari Alex. Dua mesin gol itu akan bertarung membuktikan ketajaman.

Pemain lain seperti Delfin Rumbino juga bisa menjadi pembeda di Persela, sementara PSS juga masih memiliki striker lincah Kushedya Hari Yudo.

 

Sumber : https://www.bola.com/indonesia/read/4130885/duel-antarlini-persela-vs-pss-pembuktian-2-striker-subur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − 10 =