DONGKRAK PRODUK UMKM KREATIF, GALERI KIWARI DIRESMIKAN

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Drs.H. Ivan Dicksan bersama Ketua Dekranasda Kota Tasikmalaya Dra. Hj. Eti Atiyah saat gunting pita peresmian Galeri Kiwari

 

Tasikmalaya,BarayaKita
Bank Indonesia (BI) Perwakilan Tasikmalaya resmikan Galeri Kiwari UMKM Kreatif Bank Indonesia, sebagai pusat kerajinan dan makanan olahan khas Tasikmalaya di Jalan Pesantren Al Misbah Argasari – Cihideung Kota Tasikmalaya, Senin (16/12).

Selain sebagai “one stop shopping dan one stop area” dengan beragam gerai, sekaligus menjadi tempat untuk workshop para perajin di Kota Tasikmalaya. Kepala Perwakilan BI Tasikmalaya, Heru Saptaji mengatakan, diresmikannya Galeri Kiwari dimaksudkan sebagai destinasi wisata belanja yang menjajakan seluruh kerajinan dan olahan makanan di Tasikmalaya atau one stop shopping destination. ”Galeri ini akan menjadikan one stop shopping. Masyarakat dapat dengan gampang dan mudah menemukan dan mendapatkan produk kreatif unggulan yang berasal dari wilayah Priangan Timur dari berbagai usaha mikro kecil menengah (UMKM) binaan BI Tasikmalaya. Ratusan produk di galeri ini sering dipamerkan di berbagai pameran dan telah menembus pasar ekspor,” ungkap Heru.

Menurut Heru, peresmian itu kelanjutan dari program pariwisata terintegrasi Priangan Timur atau One Stop East Prianger Tourism. “Jadi kalau orang berwisata, dia pasti akan berpergian ke tempat indah sejuk, dan mesti ada cenderamata. Di tempat ini semua disediakan,” kata dia.

Epi Siti pelaku UMKM serahkan cinderamata kepada Kepala Perwakilan BI Tasikmalaya Heru Saptaji, saat peresmian Galeri Kiwari 16/11

Sekretaris Daerah Kota Tasikmaya Drs. H.Ivan Dicksan Hasanudin yang lakukan gunting pita peresmian Galeri Kiwari mengatakan, Tasikmalaya sebagai Kota Industri Kreatif , dengan adanya Galeri Kiwari akan menjadi suatu sentral bagi produk – produk unggulan. “ Meskipun masih tersebar di beberapa wilayah, dengan keberadaan galeri ini jelas sebagai solusinya. Saat para wisatawan kesulitan mencari produk – produk unggulan, tak perlu ke beberapa wilayah, cukup datang ke galeri,” kata Ivan.

Di lokasi galeri terdapat beragam kerajinan dan makanan olahan dari lebih 34 UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) binaan BI. Kerajina itu diantaranya kain bordir, payung geulis, kelom geulis, tarumpah, batik, tas, mending, termasuk makanan olahan dan kopi. Selain dijajakan langsung di galeri, barang – barang itu juga dapat dipesan melalui laman perdagangan elektronik atau e-commerce, dengan harga yang diklaim lebih murah dari pasaran di kota – kota besar. (ast-gp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three + five =