CARA CERDAS MEMENUHI GIZI SAAT DIRUMAHKAN KARENA COVID-19

Bandung Barat,BarayaKita-Wabah Copid-19 membawa dampak yang sangat signifikan terhadap dunia usaha, karena banyaknya perusahaan yang merumahkan karyawannya dan bahkan tutup sama sekali karena tidak bisa menutup biaya operasional dan produksi. Sementara pemasaran terhenti karena banyaknya rekanan perusahaannya yang sementara menutup usahanya.

Dengan Copid-19 tentu hampir semua sektor usaha terkena imbasnya kecuali usaha ritel sembako yang masih bertahan karena memang kebutuhan pokok yang harus dipenuhi oleh setiap orang, namun karena banyak para pekerja yang di rumahkan sementara tentu berdampak juga kepada daya beli masyarakat yang menurun. Mungkin hanya pegawai negeri dan  pegawai BUMN yang tidak terlalu terdampak.

Bagaimana menyiasati kebutuhan Gizi agar tetap terpenuhi  disaat kondisi keuangan menurun karena dirumahkan dan gerak kita dibatasi karena himbauan pemerintah memang harus dirumah agar tidak terjangkit virus yang membahayakan tersebut.

Mungkin buat warga Bandung Barat yang notabene sebagian wilayahnya merupakan daerah pertanian sedikit lega karena untuk pemenuhan gizi, mereka cukup mengandalkan beragam sayuran yang ada di kebunnya. Tapi bagaimana jiga warga yang tidak punya kebun? Sebetulnya menanam sayuran untuk keperluan keluarga sendiri bisa dilakukan siapa saja, dengan menggunakan media tanam dari plastik polybag yang di rapihkan di halaman atau samping rumah, kita sudah bisa menanam berbagai macam sayuran yang cepat panen misalnya: Seladah, kangkung darat, bayam, seledri, bawang daun, terong, cabe bahkan tomat dll.

Dengan budidaya sayuran sendiri di halaman rumah tentu akan mengurangi biaya pengeluaran untuk belanja harian karena untuk sayuran sudah bisa di penuhi sendiri, dan Gizi keluarga bisa dipenuhi dengan sayuran hasil budidaya sendiri di halaman rumah.

Mari kita penuhi kebutuhan gizi dengan menanam sayur sendiri di rumah, dan semoga wabah covid-19 ini cepat berlalu agar aktifitas ekonomi berjalan normal kembali. (Udp)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 + twenty =