Belajar Wirausaha dari Usia Dini

Semakin banyaknya jumlah angkatan kerja yang tidak terserap oleh dunia kerja tentu menjadi problem jika dibiarkan berlarut larut. Tujuan pendidikan yang hanya mengejar ijazah dan legalitas demi mendapatkan pekerjaan yang layak tidak bisa dipungkiri saat ini, namun apa jadinya jika lulusan pendidikan hanya dibekali dengan ijazah atau legalitas tanpa di bekali dengan kemampuan atau skil yang mumpuni tentu akan semakin menumpuk jumlah pengangguran di negeri ini.

Sudah saatnya kita sebagai orang tua mengarahkan anak-anak  bahwa sekolah itu penting untuk menambah ilmu pengetahuan tetapi bukan mengarahkan anak kita untuk bekerja, tetapi mengarahkan anak untuk berwirausaha atau mendidik anak untuk mengasah skilnya, dan dengan skilnya itu anak kita mampu menciptakan sebuah lapangan kerja baru bagi dirinya bahkan untuk lingkungan sekitarnya.

Seperti anak-anak di Lembang, dia pandai memanfaatkan situasi musim kemarau, seorang anak ini membeli beberapa layang-layang dan benangnya di toko, kemudian di jual lagi kepada anak-anak teman bermain di kampungnya. Walau dia hanya mendapat keuntungan yang kecil bahkan nyaris tidak dapat untung, tetapi hal tersebut tentunya mendidik anak ini untuk belajar wirausaha dari sejak usia dini, sehingga  jika terus diasah  jiwa wirausahanya diharapkan di usia remajanya nanti insting usahanya akan lebih terasah lagi.

Mari kita didik anak anak Indonesia untuk menjadi wirausahawan sejak usia dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen + six =