Bandung Kota Termacet. Apa Solusinya?

Bandung – Dalam beberapa hari kebelakang ramai pemberitaan Bank Pembangunan Asia /Asian Development Bank (ADB) yang merilis bahwa Kota Bandung menmpati urutan ke -14 kota termacet di Asia mengalahkan Jakarta di urutan ke-17 dan Surabaya Ke -20, itu artinya Kota Bandung menjadi kota Paling macet di Indonesia. Apa saja yang harus di lakukan Pemerintah kota Bandung, apakah rekayasa lalulintas solusi mengatasi kemacetan atau malah sebaliknya menjadi sumber kemacetan baru?

Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung Rendiana Awangga saat di hubungi lewat WA menjelaskan bahwa untuk mengukur efektifitas rekayasa lalu lintas itu perlu data sebelum dan sesudah dilakukan rekayasa di jalur kendaraan yang direkayasa, ataupun jalur alternatif yang terkena dampak rekayasa tersebut

tapi dari aspirasi masyarakat, banyak yang mengeluhkan bahwa rekaya lalu lintas itu hanya memindahkan titik kemacetan, saya pikir ini perlu dievaluasi

dengan kondisi kota bandung saat ini, sangat sulit untuk menghilangkan atau bahkan minimal mengurangi kemacetan

pembangunan flyover ataupun penambahan jalan, saya pikir tidak akan dapat mengimbangi laju pertumbuhan kendaraan bermotor, sehingga tetap tidak akan mengurangi macet di kota bandung, lihat saja flyover yg sudah ada, mana yang sudah dapat menghilangkan titik macet? apakah ada hasil evaluasi sebelum dan sesudah dibangunnya flyover tersebut?

fokus pemerintah kota seharusnya sekarang berpikir bagaimana agar warganya mulai beralih dari menggunakan kendaraan pribadi menjadi pengguna kendaraan umum.

pemkot harus mengerahkan segala daya dan pikiran untuk merevitaslisasi transportasi publik di kota bandung, penambahan alternatif transportasi publik seperti LRT, MRT, cable car, atau yang berbasis bia perlu direncanakan dengan matang, dibuat semacam blueprint transportasi publik kota bandung

masalah pembiayaan jangan hanya mengandalkan APBD, pemkot harus kreatif mecari alternatif pembiayaan, seperti KPBU, PPP, ataupun berkomunikasi dengan pusat untuk dapat mengalokasikan anggaran bagi transportasi publik di kota bandung, demikian pungkasnya.

Untuk warga Kota Bandung dan Sekitarnya, agar kemacetan di Kota Bandung tidak semakin parah , mari kita mulai beralih dan membiasakan dari transportasi pribadi ke Transportasi umum massal. Begitupun untuk Pemkot Bandung, agar menyiapkan transfortasi umum dengan fasilitas yang aman dan nyaman tentunya, agar masyarakat mau beralih ke Transportasi Umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × 5 =