ASURANSI GAGAL PANEN DI KAB. BANDUNG : PETANI CUKUP BAYAR Rp.36 RIBU, DAPAT Rp.6 JUTA

Soreang — Dinas Pertanian Kabupaten Bandung melaksanakan program asuransi. Petani hanya perlu membayar iuran Rp36 ribu/hektare untuk setiap masa tanamnya. Jika mengalami kerugian, petani di Kabupaten Bandung bisa mengklaim asuransi tersebut.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Ina Dewi Kania mengatakan guna membantu petani di tengah kondisi rawan kekeringan yang bisa menimbulkan kerugian, maka pihaknya mengadakan program asuransi bagi petani.

“Misalnya, terjadi kekeringan atau gagal panen, mereka bisa dapat kompensasi Rp6 juta,” ujar Ina di ruang kerjanya, Jumat (11/9/2020).

Menurut Ina, program asuransi ini sudah berjalan empat tahun dan sudah ada yang melakukan klaim terhadap asuransi. Yaitu, wilayah di Banjaran dan Kutawaringin. Ina menuturkan program asuransi dikerjasamakan dengan Jasindo.

Adapun cara mengikuti asuransi ini, petani hanya perlu mendatangi perbankan, dalam hal ini adalah BRI, kemudian membayar iuran Rp36 ribu/hektare, lalu mengisi formulir yang disediakan.

“Sosialisasi tidak hanya dilakukan dinas, tapi juga Jasindo-nya,” ucap Ina. Saat ini, sudah 3 ribuan petani yang mengikuti program asuransi ini. Ia mengaku, para petani sudah memahami pentingnya asuransi, apalagi sudah pernah ada yang merasakan manfaatnya. Program boleh diikuti petani yang menanam padi dengan ternak.

“Program ini juga disubsidi pemerintah. Jadi, iuran yang dibebankan lebih ringan. Program ini akan memberikan ketenangan dalam menanam. Apalagi di tengah kondisi iklim yang tidak bisa diprediksi, yang bisa menyebabkan hama penyakit,” tutur Ina.

 

Sumber : https://www.radarbandung.id/2020/09/11/asuransi-gagal-panen-di-kab-bandung-petani-cukup-bayar-rp36-ribu-dapat-rp6-juta/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one + 3 =