ALLAH MENCIPTAKAN MANUSIA DARI TANAH

Bandung, Barayakita.

Dari ayat ayat di bawah ini … saya hanya bisa diam dan beristighfar.. semoga Allah mengampuninkita semua… :

Allah ciptakan kita dari tanah..

وَمِنْ ءَايَـٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَكُم مِّن تُرَابٍۢ ثُمَّ إِذَآ أَنتُم بَشَرٌۭ تَنتَشِرُونَ

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak. (30:20)

trs Allah juga yg meniupkan ruh dan anugrahkan kepada kita kelengkapan peralatan guna menjalani hidup dengan baik…

ثُمَّ سَوَّيهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِن رُّوحِهِۦ ۖ وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَـٰرَ وَٱلْأَفْـِٔدَةَ ۚ قَلِيلًۭا مَّا تَشْكُرُونَ

Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. (32:9)

Allah ciptakan kita .. hakarena Allah ingin kita ibadah

وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. (51:56)

Allah berikan kepada kita rizqi nya yg utuh untuk bekal ibadah kita

قُلْ مَن يَرْزُقُكُم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ أَمَّن يَمْلِكُ ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَـٰرَ وَمَن يُخْرِجُ ٱلْحَىَّ مِنَ ٱلْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ ٱلْمَيِّتَ مِنَ ٱلْحَىِّ وَمَن يُدَبِّرُ ٱلْأَمْرَ ۚ فَسَيَقُولُونَ ٱللَّهُ ۚ فَقُلْ أَفَلَا تَتَّقُونَ

Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?” Maka mereka akan menjawab: “Allah”. Maka katakanlah “Mangapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya)?” (10:31)

tapi banyak diantara manusia yg menjadi sombong dan tidak berkeinginan menemui Allah penciptanya

۞ وَقَالَ ٱلَّذِينَ لَا يَرْجُونَ لِقَآءَنَا لَوْلَآ أُنزِلَ عَلَيْنَا ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ أَوْ نَرَىٰ رَبَّنَا ۗ لَقَدِ ٱسْتَكْبَرُوا۟ فِىٓ أَنفُسِهِمْ وَعَتَوْ عُتُوًّۭا كَبِيرًۭا

Berkatalah orang-orang yang tidak menanti-nanti pertemuan(nya) dengan Kami: “Mengapakah tidak diturunkan kepada kita malaikat atau (mengapa) kita (tidak) melihat Tuhan kita?” Sesungguhnya mereka memandang besar tentang diri mereka (sombong) dan mereka benar-benar telah melampaui batas(dalam melakukan) kezaliman”. (25:21)

sahabat… semoga dalam jiwa kita ada keinginan bertemu dengan Allah (sebagai kenikmatan tertinggi)

kita akan sholat dan trs ibadah .. unruk menumbuhkan keimanan kita sampai rindu kepada Allah..

dan kita akan terus bershodaqoh agar hati kita tidak oekat diselimuti dunia yang membutakan kita dari menatap keagungan Allah…

ya Allah .. temui kami disurga Mu.. jadikan kami hamba Mu yg istiqamah (konsisten) beriman dan beribadah kepada Mu..

aamiiin…

salam @dudimuttaqien

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 − 7 =