Afriezal Raesandhi Pemeran Bang Banar dalam Film Dilan

Afriezal Raesandhi anak muda berbakat kelahiran Bandung 09 April 1995 yang biasa di panggil akrab Raes ini memiliki hobby acting dan fotografi yang baru saja menyelesaikan masa pendidikanya Di Fakultas Desain Komunikasi Visual Universitas Widyatama Bandung pada bulan april 2018 lalu.

Berawal dari eskul di sekolah menengah pertamanya raes mulai meningkatkan kemampuanya dalam berakting. Dia mengikuti eskul kabaret yang mengajarkan bagaimana untuk membentuk kepercayaan diri dan tentunya kemampuan berakting.
Selama 6 tahun di dunia kabaret sampai menjadi salah satu pelatih tim kabaret di bandung. Dia telah tampil dan membuat beberapa pagelaran kabaret sendiri di gedung theater dago tea house bersama tim kabaretnya. Tidak hanya di bisang berakting, raes juga pernah mendapatkan beberapa penghargaan dalam bidang fotografi yang saat ini masih terus ditekuninya.

Seieing berjalanya waktu, raes bertemu Bunda Vony (owner Vam24 Agency) di salah satu project pembuatan video pembelajaran di universitas widyatama Bandung.
Saat itu Bunda Vony menawarkan untuk ikut di beberapa lokasi casting untuk judul ftv dan sinetron yang langsung menerima tawaran baik dari Bunda Vony tersebut. Pada akhirnya dia mendapatkan peran pertamanya di suatu judul sinetron yang mengharuskan dia untuk shoot di jakarta. “Saya baru pertama kali ikut casting dan terjun di dunia pertelevisian” ujar aktor berbakat itu. Setelah dari situ, raes mulai mendapatkan banyak tawaran untuk di beberapa judul sinetron, ftv, iklan dan beberapa acara di salah satu program tv.
Tidak cukup puas dengan ini, raes pernah mengikuti lagi beberapa casting untuk film layar lebar “saya pengen main film besar, saya ingin berkarya disitu walaupun harus merintis dari 0” ujarnya.
Dia sering tidak mendapatkan peran disetiap filmnya, tapi dia selalu menerima jika ada tawaran menjadi extras (pemain latar) karena keinginanya yang besar untuk bisa ikut andil dalam sebuah film layar lebar.

Seiring usahanya berjalan, Raes mendapatkan tawaran untuk film “Dilan 1990” yang sebelumnya mengadakan casting di The Panas Dalam. Dia langsung disuruh hadir untuk bertemu dengan sang sutradara sekaligus penulis novel tersebut ayah Pidi Baiq. “Saya gatau apa dilan itu, film apa itu dan siapa Pidi Baiq itu, yang saya tau Pidi Baiq itu yang menciptakan tulisan di Asia Afrika, hehe” ujarnya dengan polos dan ketidaktahuanya.
Dia mendapatkan peran sebagai “Bang Banar” yaitu saudara dari Pemeran utama di film dilan. “Saya langsung disuruh baca novelnya, saya langsung disuruh untuk menjiwai karakter tersebut” ujarnya sebelum shoot hari pertama di mulai.
Pada akhirnya film itu besar, tembus 4 juta penonton, namanya mulai dikenal banyak orang. Selama ini usahanya tidak sia-sia untuk bisa bermain dan berkarya di suatu film besar.
“Saya harap tidak cepat puas atas apa yang sudah saya dapatkan sekarang, saya harus lebih berusaha dan banyak belajar lagi untuk bisa berkarya di sebuah film film besar” ujar aktor yang saat ini menjalankan bisnis Creative Agency di bandung ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen − six =