PULANG, SEBUAH AWAL BARU UNTUK MENITIPKAN RINDU KAMI KEPADA TEMAN TIPSI

Pulang, adalah sebuah kata yang sering kali terucap dan menjadi bahan pembicaraan atau hanya terbayang dalam benak bagi Fauzan Lubis (vokalis Sisitipsi) yg sedang menjalani proses rehabilitasi di panti rehabilitasi. Sering kali ia dan teman-teman seperjuangannya di panti rehabilitasi, selalu membahas atau merenung tentang kepulangan mereka.

“Kapan kita pulang? Bagaimana saat kita pulang? Apakah keadaan masih sama saat kita pulang? Walaupun mereka sudah sama-sama tahu bahwa jawabannya keadaan tak lagi sama.”

Selama menjalani program rehabilitasi tak banyak aktivitas yang Fauzan dapat lakukan selain program yang sudah ditentukan, maka dari itu di waktu luang ia  selalu menyempatkan diri untuk membaca dan tentu berkarya walau hanya menggunakan media kertas dan pena, merakit kata, sajak demi sajak, dan frasa demi frasa.

Pulang adalah satu dari puluhan lirik yang Fauzan tulis di ‘dalam’. Ia menulisnya dalam keadaan rindu yang mendalam, walau tentu dibalut dengan penuh tanda tanya. Ia berpendapat bahwa karya tulisan yang ia buat ini cocok untuk dijadikan single yang dirilis saat ia pulang nanti. Dengan metode yang unik, dimana ia  mengirimkannya melalui managernya dengan notasi vokal yang ia rekam di ponsel managernya lalu dikemas oleh teman-teman sisitipsi diluar sana.

Harap Fauzan, lagu ini dapat menyampaikan kerinduannya kepada keluarga dan teman-temannya terutama TEMAN TIPSI! Semoga lagu ini dapat mewakili kerinduan ribuan saudara kita yang sedang menjalani proses hukum dalam penyalahgunaan narkotika yang sedang berjuang untuk kesembuhan.

Tentang Sisitipsi

Sisitipsi adalah band Dirty-Jazz beranggotakan enam orang yang dibentuk pada Maret 2014 di Jakarta, Indonesia dengan nama “Flyover”, saat itu Rian mengundang Fauzan, Eka, Amor, Angga dan adityoks untuk tampil di Parade Kampus Seni Teater Seluruh Kampus Indonesia (PTKSI ) Acara Parade di Teater luwes IKJ. Usai acara, nama “Flyover” diubah menjadi Sisitipsi. Terinspirasi graffiti di dinding kampus “Awas Sisitipsi” yang menjadi sindiran birokrat IKJ karena memasang banyak CCTV, akhirnya kesepakatan kemudian nama Sisitipsi menjadi identitas band.

 

 

 

“ PULANG”

 

Di dalam sunyi aku berdiri

Dipan di balik barisan besi bersaksi

Berkaca kepada diri aku bernyanyi

Sekedar mencoba tuk menghibur diri

 

Sehabis hujan terbitlah terang

Bukan hanya kiasan namun harapan

Dengan negatif nya stigma aku bertahan

Tutup telinga melangkah maju ke depan

 

Terbayang kala ku pulang

Masih kah hangat seperti yg ku rindukan?

Tak banyak berkata ku hanya bisa berkarya

Melalui kertas dan pena curahkan semua

 

Sehabis hujan terbitlah terang

Bukan hanya kiasan namun harapan

Dengan negatif nya stigma aku bertahan

Tutup telinga melangkah maju ke depan

 

Terbayang kala ku pulang

Masih kah hangat seperti yg ku rindukan?

Tak banyak berkata ku hanya bisa berkarya

Melalui kertas dan pena curahkan semua

 

Dan tiba kala ku datang

Masih kah sama seperti yg ku harapkan?

Kehangatan selimuti penantian panjang

Berbagi cawan dengan teman kita bersulang

Ulang…

Bagikan Postingan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *