salam@dudimuttaqien : HANYA CERITA

Bandung, BarayaKita–

USTADZ DUDI MUTTAQIEN : HANYA CERITA

Ada seorang teman… sendiri.. ditengah usianya yang senja dia terpapar virus covid delta…

Dia tidak melakukan apapun ditengah kemiskinan nya…

Hasil saya konsultasi kepada sahabat saya (dokter) saya kirimi teman itu vit CDE .. obat panas dan obat flu…dosis covid… dan melalui jasa antar online.. saya kirimi makanan dan air mineral (air kemasan)

Di perjalanan isoman.. dia sempat sesak tidak berdaya….

Dia cerita : “saya merasa itu akhir hayat saya.. seperti bernafas di lobang jarum..

Saya tidak.melakukan apapun.. karena tidak berdaya.. hati saya terus ber dzikir… dan memohon “cintai saya ya Allah.. terimalah kepulangan saya yang merindukan Mu ini denga cinta Mu (ridlo Allah)…

Terus saya berdzikir dan berdoa seperti itu.. dengan harapan meninggal dalam husnul khatimah..

Dan tanpa diduga…dalam hitungan tidak sampai 1 jam nafas saya kembali lega..

MasyaaAllah .. saya bisa duduk buat berdiri dan sujud syukur…

Saya hanya bergumam… seandainya ini kesembuhan… sehat kan saya hanya untuk beribadah dan ber amal sholeh ya Allah…  istiqamah kan keinginan ini ya Allah…

Maasyaallah…. katanya dia ingat kalimat ayat ini :👇

….. ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُتَوَكِّلِينَ

….. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. (3:159)

Sob.. tawakal itu berserah dan taat kepada Allah swt…

Pasrah kepada Allah adalah kekuatan (imun) yang dahsyat

Dan teman saya ini tetap dalam keadaan bahagia ditengah sakit nya.. karena dia merasa dipilih Allah untuk diberi ilmu menyadari kematian (ilmu ter luhur)

Dan dia katakan denganpenuh keyakinan bahwa : 👇

كُنْتُ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَجَاءَتِ اْلأَعْرَابُ، فَقَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، أَنَتَدَاوَى؟ فَقَالَ: نَعَمْ يَا عِبَادَ اللهِ، تَدَاوَوْا، فَإِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ لَمْ يَضَعْ دَاءً إِلاَّ وَضَعَ لَهُ شِفَاءً غَيْرَ دَاءٍ وَاحِدٍ. قَالُوا: مَا هُوَ؟ قَالَ: الْهَرَمُ

“Aku pernah berada di samping Rasulullah, Lalu datanglah serombongan Arab Badui. Mereka bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bolehkah kami berobat?’ Beliau menjawab, ‘Iya, wahai para hamba Allah, berobatlah. Sebab, Allah  tidaklah meletakkan sebuah penyakit melainkan meletakkan pula obatnya, kecuali satu penyakit.’ Mereka bertanya, ‘Penyakit apa itu?’ Beliau menjawab, ‘Penyakit tua.'” (HR Ahmad).

Kaleeem… semua ada obat nya.. dan Allah yang rencananya sempurna…

Pandemi ini pasti rencana Allah…

Ya Allah cintai segenap muslimin di dunia ini dengan cinta Mu yang maha agung…

Aamiin

 

@Barayakita.online
salam@dudimuttaqien
barayakita.com
@madrasahkaryamadani

Bagikan Postingan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *