AGUS WAHYUDIN: HARUSNYA PEMERINTAH STATEMENT NO MUDIK NO PIKNIK

Bandung,BarayaKita
Menyikapi dan mencermati issue sentral tsunami covid yang hangat dan menjadi perdebatan serius dari kebijakan pemerintah hingga pengusaha jasa layanan transportasi hingga masyarakat perantau. Bergulir nya larangan mudik yang bakal diprediksi meningkat nya jumlah warga yang terpapar covid membuat pemerintah dalam hal ini satgas covid merasa khawatir akan terjadi lonjakan pengidap Corona. Dari mulai pemetaan domisi kota / kabupaten tentang zona merah yang tidak harus ada kegiatan ditempat wisata (piknik).

Pendapat saya sederhana jika ada ketegasan buat statement masyarakat tidak boleh mudik dan tidak boleh piknik, mengapa? Sama hal nya ketika masyarakat tidak mudik ke kampung halamannya lalu bisa melakukan wisata disuatu tempat, resiko pun terjadi karena akan terjadi mobilisasi masyarakat ketempat wisata, apakah ter-awasi kerumunan masyarakat ditempat wisata, tentu berat dan akan menimbulkan cluster baru.

Di Jawa barat gubernur memutuskan untuk tempat wisata di daerah KBB dan Tasik yang divonis keduanya zona merah, secara spesifik tempat wisata mana (namanya), dan ini akan menimbulkan pro-kontra, dan saya berharap kepada para petugas agar memberikan edukasi dengan cara humble, humanis supaya masyarakat bisa sama-sama bertanggung jawab.

*Agus Wahyudin*
President Agus Community

Bagikan Postingan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 4 =