salam@dudimuttaqien : MENATA JALAN LAPANG KE SURGA

Bandung, BarayaKita–

USTADZ DUDI MUTTAQIEN : MENATA JALAN LAPANG KE SURGA

Membaca ayat ini, terhenyak, betapa besar nya fitnah /ujian dari harta ini.

Sampai-sampai saat kita meninggal, kita tidak ingin masalah harta ini dimintai pertanggung jawaban di akhirat.

Dan kita minta hidup lagi meski sebentar untuk ber shodaqoh.

وَأَنفِقُوا۟ مِن مَّا رَزَقْنَـٰكُم مِّن قَبْلِ أَن يَأْتِىَ أَحَدَكُمُ ٱلْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَآ أَخَّرْتَنِىٓ إِلَىٰٓ أَجَلٍۢ قَرِيبٍۢ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُن مِّنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ

Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata:

“Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat (minta dihidupkan lagi), yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?” (63:10).

Ya Allah, jangan Engkau beratkan masalah anugrah harta ini di jiwa kami sehingga kami kikir dan melupakan kehidupan sesudah kehidupan ini.

Jangan Engkau biarkan anugrah harta ini, menjadi bakteri yang mengerogoti hati sampai berlubang dan memudahkan syetan masuk dan kuat berbisik di hati kami.

Ya Allah lindungi kami, jadikan kami hamba-Mu yang taat karena anugrah2 Mu.

Aamiiiin

 

@Barayakita.online
salam@dudimuttaqien
barayakita.com
@madrasahkaryamadani

Bagikan Postingan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen + ten =