ARTI PENTING HARI NELAYAN INDONESIA YANG DIRAYAKAN SETIAP 6 APRIL

Sejak era Orde Baru, 6 April diperingati sebagai Hari Nelayan Indonesia. Ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap para nelayan yang telah berjasa menjaga ketahanan pangan nasional. Mereka berperan penting untuk memenuhi kebutuhan protein dan gizi masyarakat Indonesia melalui hasil laut.

Hari Nelayan selalu dirayakan secara meriah. Melansir Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, setiap 6 April masyarakat di Pelabuhan Ratu Sukabumi, Jawa Barat mengadakan upacara Labuh Saji. Upacara ini merupakan bentuk penghormatan kepada seorang putri bernama Nyi Putri Mayangsagara agar rakyat mendapat kesejahteraan dari pekerjaan mereka sebagai nelayan.
Dahulu sesajen yang digunakan adalah kepala kerbau atau kambing. Saat ini tradisi tersebut diganti dengan penaburan benih ikan, benur (bibit udang), dan tukik (anak penyu) ke tengah teluk Pelabuhan Ratu. Harapannya adalah laut Palabuhan Ratu tetap subur dan memberikan hasil yang melimpah bagi nelayan.
Arti Penting Hari Nelayan Indonesia

Indonesia merupakan negara maritim dengan wilayah perairan yang luas. Garis pantai perairan Indonesia adalah 81.000 km, terpanjang kedua di dunia setelah Kanada. Ini menjadikan laut Indonesia memiliki potensi yang melimpah.

Namun mengutip jurnal Miskin Di Laut Yang Kaya: Nelayan Indonesia Dan Kemiskinan tulisan Zakariya Anwar dan Wahyuni, sekitar 90% dari 16,2 juta jumlah nelayan di Indonesia belum berdaya secara ekonomi maupun politik. Sebagian besar dari mereka juga berada di bawah garis kemiskinan.

Adapun beberapa masalah yang kerap dihadapi oleh nelayan Indonesia antara lain kemampuan modal yang lemah dan permainan harga jual ikan. Hal ini diperparah dengan kurangnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi pengolahan hasil tangkapan dan minimnya kebijakan pemerintah yang berpihak kepada nelayan tradisional.
Tidak hanya masalah dalam negeri, para nelayan di Tanah Air juga harus bersaing dengan nelayan asing yang menangkap ikan secara ilegal. Inilah lingkaran setan yang harus dihadapi nelayan dari waktu ke waktu.
Oleh sebab itu, Hari Nelayan adalah momen yang tepat untuk mengevaluasi potensi dan hal-hal yang masih perlu diperbaiki di sektor kelautan dan perikanan Indonesia.
Bagikan Postingan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen − three =