Plt. WALI KOTA BUKA RAKERDA DEWAN PIMPINAN MUI KOTA CIMAHI TAHUN 2021

Kota Cimahi,BarayaKita – Pelaksana Tugas (Plt.) Wali kota Cimahi Letkol Inf. (Purn.) Ngatiyana hadir dan membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cimahi, yang merupakan forum ke dua tertinggi di lingkungan MUI sesudah Musyawarah Daerah MUI.

Dalam sambutannya, Plt. Wali kota Cimahi menyampaikan, forum Rakerda MUI ini merupakan momentum yang baik bagi MUI Kota Cimahi untuk melakukan refleksi, evaluasi sekaligus perencanaan program/kegiatan untuk mewujudkan fungsi MUI bagi ummat. Selanjutnya ia juga menyampaikan, harapannya agar MUI Kota Cimahi dapat menjalankan visi dan misinya secara konsisten, serta senantiasa memberikan bimbingan dan tuntunan bagi umat Islam dalam mewujudkan kehidupan beragama dan bermasyarakat yang diridhoi Allah SWT.

“Alhamdulillahirabbilalamin hari ini MUI Kota Cimahi masa bhakti 2017-2022 melaksanakan Rakerda untuk tahun 2021. Nah dari pelaksanaan Rakerda ini diharapkan mudah-mudahan MUI Kota Cimahi akan menghasilakan rancangan-rancangan atau rencana kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat Kota Cimahi, ujarnya.
Ditambahkan Ngatiyana, Pemerintah Daerah Kota Cimahi sangat mengharapkan peran dan bantuan MUI serta semua pihak termasuk para pemuka agama serta tokoh masyarakat dalam memberikan kontribusi dan partisipasi aktif dan nyata dalam mengatasi berbagai krisis dan tantangan yang kita hadapi. Oleh karena itu, MUI dan para pemuka agama sekalian diharapkan mampu menjaga ketenangan dan kejernihan dalam bertindak dan berpikir, sehingga dapat memandu masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan isyu-isyu yang menghasut masyarakat, dan mampu mengatasi dan memandang persoalan hidup dengan bijaksana.

“Saya harapkan MUI ini menjadi panutan khususnya bagi ummat muslim dan juga menjadi teladan bagi masyarakat khususnya warga Kota Cimahi. MUI juga seyogyanya dapat berfungsi sebagai penyejuk, yang memberikan rasa damai, tenteram, sejahtera di tengah ummat, imbuh Ngatiyana.

Terakhir, Ngatiyana menghimbau kepada MUI agar dapat meningkatkan perannya dalam melayani umat sekaligus menjadi mitra Pemerintah dalam berbagai bidang, sesuai tugas pokok dan fungsi komisi-komisi yang ada dalam lembaga/badan dilingkungan Majelis Ulama Indonesia. Ia juga meminta MUI untuk memosisikan dirinya sebagai mitra pemerintah yang berdiri diatas semua kelompok dan golongan sehingga dapat memandu umat agar mendukung program-program pembangunan sesuai dengan visi pembangunan Kota Cimahi yaitu menuju Cimahi Baru yang Maju, Agamis dan Berbudaya.


“Diharapkan untuk MUI agar tidak terjun ataupun terlena ataupun ikut di dalam kancah politik. Saya harapkan MUI ini benar-benar jangan terpengaruh dengan politik. Jadi penting artinya bagi MUI ini untuk menjalankan tupoksinya sebagai penyejuk agama. Nah ini mudah-mudahan bisa dikabulkan, pungkas Ngatiyana.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kota Cimahi Ahmad Zulkarnain, Ketua MUI Kota Cimahi KH. Alan Nur Ridwan beserta seluruh jajaran Dewan Pimpinan MUI Kota Cimahi periode 2017-2021, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Cimahi Maria Fitriana dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Cimahi Sugeng Budiono. (Bidang IKPS)

 

Sumber: Bidang Informasi, Komunikasi Publik, dan Statistik
Dinas Komunikasi, Informatika, Kearsipan, dan Perpustakaan Kota Cimahi

Bagikan Postingan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 4 =