AGUS COMMUNITY DORONG BANDREK MENJADI MINUMAN BERSKALA INTERNASIONAL

Bandung, BarayaKita — Maraknya perbincangan legalitas investasi minuman keras akhir-akhir ini menimbulkan polemik di kalangan masyarakat. Tokoh Komunitas Agus, yaitu President Agus Community, Agus Wahyudin, dalam keterangannya pada BarayaKita.com ikut berkomentar ;

“Bahwa di PP tahun 2013 bentuknya adalah pengendalian Miras yang hanya bisa dijual di tempat tertentu, misalnya seperti pub, klub malam dan diskotik.”

Sementara di Perpres yang baru ditanda tangani oleh Jokowi ini, di 4 (empat) wilayah secara khusus dibuka investasi miras sehingga miras bisa dijual pula secara eceran di warung-warung ataupun minimarket. Wilayah yang dilegalkan penanaman modal miras yaitu Bali, Sulawesi Utara, NTT, dan Papua. Hal ini menurut Agus Wahyudin sangat berbahaya, karena jelas akan berdampak kurang baik pada masyarakat.

Masyarakat Papua sendiri sebagai salah satu wilayah itu tegas menolak.

“Secara pribadi saya mendorong agar minuman bandrek menjadi minuman berskala internasional. Bila pemerintah membuka investasi pun sesungguhnya itu sangat baik, bila itu mendukung majunya produk lokal seperti bandrek. Selain bisa membuat badan menjadi hangat dan fresh, Bandrek juga sangat baik untuk kesehatan dan tidak ada efek samping yang membahayakan.” (EdM).

Bagikan Postingan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *