JABAR RAWAN BENCANA, BPBD GANDENG ACT EDUKASI MITIGASI PADA WARGA

Padalarang, BarayaKita  – Aksi Cepat Tanggap ( ACT ) Kabupaten Bandung Barat ( ACT KKB ) mengadakan webinar Mitigasi Bencana Bersama BPBD Prov Jabar dengan menggandeng ( FKG IPS Jawa Barat ) Forum Komunikasi Guru IPS. Kegiatan tersebut berlangsung secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada Kamis ( 11/02/2021). Menghadirkan narasumber Dr. Dani Ramdan, MT yang merupakan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Prov Jawa Barat, Kusmayadi – Head of Disaster Emergency Respon Aksi Cepat Tanggap ( ACT ) Pusat,  Hilman Latief, M.Pd – Pengurus Wilayah Forum Komunikasi Guru ( FKG ) IPS Jabar.

Dr. Dani Ramdan, MT selaku Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat menyampaikan materi tentang Pembentukan Satuan Pendidikan Aman Bencana Sebagai Upaya Mitigasi Bencana di Satuan Pendidikan. Dani mengatakan Jawa Barat rawan bencana mulai dari gunung api, gempa bumi, banjir, pergerakan tanah, tsunami, kebakaran, angin puting beliung, kegagalan teknologi dan kejadian luar biasa. Beliau juga menyampaikan beberapa daerah yang memiliki resiko tinggi bencana alam di Jawa barat diantaranya adalah Kab.Garut, Kab.Cianjur, Kab.Tasikmalaya, Kab. Sukabumi, Kab.Subang, Kab.Karawang, Kab.bandung, Kota.Cirebon, Kab.Cirebon, Kab.Pangandaran, Kab.Indramayu, Kab.Majalengka, Kab.Ciamis, Kab.Sumedang, Kab.Kuningan dan Kota Banjar.

Sementara itu, narasumber kedua yaitu Kusmayadi sebagai Head of Disaster Emergency Respon Aksi Cepat Tanggap ( ACT ) Pusat, memaparkan Pentingnya pemahaman mengenai bencana, mulai dari konsep mitigasi, emergency, termasuk total disaster managementnya. Dan beliau juga menyampaikan turut berduka cita atas bencana alam yang terjadi awal tahun 2021 mulai dari jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di perairan Kepulauan Seribu, Banjir di wilayah Kalimantan Selatan, disusul Gempa di wilayah Sulawesi Barat Majene & Mamuju dan juga akhir-akhir ini kita melihat banjir di seluruh wilayah Pantura. Dan sebelunya juga kita melihat di wilayah Sumedang longsor, kemudian pergerakan tanah di wilayah Tasik, Ciamis, dan Sukabumi.

Adapun narasumber ketiga Hilman Latief, M.Pd – Pengurus Wilayah Forum Komunikasi Guru ( FKG ) IPS Jabar, memaparkan bahwa pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan berprilaku dalam mencegah, mendeteksi, mengantisipasi bencana secara efektif dapat ditransformasikan, disosialisasikan, melalui Pendidikan IPS yang secara khusus membahas mengenai isu dan  masalah social.

Inti dari webinar ini diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, maupun dijadikan bahan pengajaran yang dapat disampaikan lebih mendalam kepada siswa. Dan webinar ini juga menjadi jembatan donasi untuk membantu Rumah Quran Ummi Qulsum yang hampir roboh, dengan total donasi yang di dapatkan Rp 8.430.000. ( bb )

Bagikan Postingan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen − six =