AYO BANGUN SEPAKBOLA INDONESIA!

Ketika PSSI memutuskan membatalkan Liga 1 dan Liga 2 2020, klub berharap ada kepastian kompetisi musim berikutnya. Namun nyatanya, jauh panggang dari api. Jangankan memberi kepastian kompetisi 2021, kabar burung bakal adanya agenda pertandingan atau turnamen pun tak terdengar.

Tingginya kasus Covid-19 di Indonesia menjadi alasan. Namun, situasi berbeda terjadi di seberang samudra. Tak perlu jauh ke Eropa, negara tetangga di Asia sudah bisa melakukan pertandingan di tengah pandemi Covid-19.

Bahkan kompetisi di negara lain sudah mulai masuk putaran kedua. Artinya mereka dapat menjalankan kompetisi di tengah pandemi dengan aman dan dapat diterima oleh masyarakat luas.

Indonesia tak perlu malu belajar ke negara lain. Mereka mampu membuat sistem kompetisi di tengah pandemi. Meskipun perlu waktu untuk itu, yang terpenting adalah ada langkah yang dilakukan. Tak hanya berdiam diri menunggu restu pemerintah.

Pihak kepolisian atau pemerintah bisa jadi mempertimbangkan keputusannya. Mereka memberikan izin untuk sepakbola setelah mengetahui sistem yang dipakai dalam pertandingan. Karena pertandingan adalah harapan semua klub, tak kecuali PERSIB. Seperti yang diungkapkan Robert Alberts.

Setelah dibatalkannya Liga 1 2020, PERSIB belum mendapatkan informasi apapun tentang agenda kompetisi musim 2021. Pelatih Robert Alberts mengaku masih menunggu kabar. Setelah ada kepastian, ia baru bisa membuat rencana untuk menatap Liga 1 2021.

“Untuk langkah selanjutnya, saat ini saya tidak bisa berkata apapun. Kami bisa membuat perencanaan jika sudah mengetahui tanggal pasti kick-off Liga,” kata pelatih asal Belanda ini.

“Kami tidak memiliki jadwal konkret kapan liga akan dimulai dan kapan berakhir. Ini yang membuat kami kesulitan memulai latihan,” ucapnya.

“Itu bisa berarti kapan saja karena tidak disebutkan tanggal secara spesifik. Jadi, kami masih harus menanti lagi secara detailnya terkait keputusan ini. Karena hanya dengan itu kami bisa menentukan kapan tim akan kembali berlatih dan kapan pemain untuk kembali ke Bandung,” ungkapnya.

Jadi, sudah seharusnya sepakbola Indonesia mengeliat dari tidur panjangnya. Jangan sampai, kembali mati suri tanpa adanya kegiatan sepakbola di tahun 2021.

 

Disadur : https://persib.co.id/berita/ayo-bangun-sepakbola-indonesia

Bagikan Postingan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *