salam@dudimuttaqien : INGAT LIMA PERKARA SEBELUM LIMA PERKARA

Bandung, BarayaKita

USTADZ DUDI MUTTAQIEN : INGAT LIMA PERKARA SEBELUM LIMA PERKARA

ADA HADITS :

اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ

“Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara
(1) Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu,
(2) Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu,
(3) Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,
(4) Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,
(5) Hidupmu sebelum datang matimu.”
(HR. Al Hakim)

Hadits di atas saangat populer. Ada beberapa penulis lagu memasukan hadits ini ke lagu nya.

Nasihat yg bagus agar kita memanfaatkan waktu buat ibadah, sebelum semua menjadi sulit bahkan tidak mampu lagi melakukannya.

Jangan sampai menyesal, karena akan seperti digambarkan dalam ayat berikut

وَأَنْفِقُوا مِنْ مَا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ

وَلَنْ يُؤَخِّرَ اللَّهُ نَفْسًا إِذَا جَاءَ أَجَلُهَا وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?”

Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Munafiqun: 10-11).

Kekuatan, kemampuan, harta, yg kita tidak jadikan pahala, (hanya jadi kesenangan duniawi saja) akan membuat kita menyesal abadi di alam sana.

Keyakinan kita akan siksa akhirat karena pertanggung jawaban yang tidak sempurna disampaikan, tergambar saat kita hadapi siksa kubur.

Bagi yg semuanya bermanfaat dan membuat hidupnya optimal jadi pahala, akan di istirahatkan di alam qubur nanti tentram karena yakin akan mendapat surga.

Karena itu utsman bin affan yang kaya raya sering menggumamkan doa, ya Allah lindungi kami dari siksa qubuur, maasyaaAllah

Semoga kita semua dilindungi dari siksa qubur kelak dan semoga shodaqoh2 kita pun melindungi kedua orang tua kita dari siksa qubur.

Aamiiin.

 

@Barayakita.online

salam@dudimuttaqien

barayakita.com

@madrasahkaryamadani

Bagikan Postingan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen − eleven =