Plt. WALI KOTA CIMAHI RESMIKAN GERAI PRODUK UMKM KELURAHAN CIBEUREUM

Cimahi,BarayaKita – Kebangkitan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) harus menjadi target prioritas dan ukuran kunci sukses bagi perekonomian sebuah daerah, yang nantinya dapat berimbas pada perekonomian nasional.
Demikian dikatakan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, saat meresmikan Gerai Produk UMKM Kelurahan Cibeureum, bertempat Aula Kantor Kelurahan Cibeureum, Jl. Jend. Amir Machmud, Kota Cimahi, pada Selasa (15/12).

Dikatakan Plt. Wali Kota, dari sejak krisis ekonomi tahun 1998, 2008 hingga pada masa pandemic Covid-19 saat ini, terdapat tiga poin penting sebagai pelajaran berharga yang dapat diambil. Pertama, ekonomi indonesia tidak dapat hanya mengandalkan peranan usaha besar. Kedua, UMKM lebih efisien dan memiliki ketahanan yang lebih baik dibandingkan dengan usaha besar, dan terakhir, UMKM terbukti lebih mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Atas dasar itu, UMKM merupakan salah satu solusi masyarakat untuk tetap bertahan dalam menghadapi krisis, yakni dengan melibatkan diri dalam aktivitas usaha kecil, terutama yang berkarakteristik informal. Dengan hal ini, persoalan pengangguran sedikit banyak dapat tertolong dan dapat berimplikasi pada peningkatan pendapatan masyarakat.
“UMKM ini adalah salah satu cara untuk pemberdayaan ekonomi kerakyatan yah. Kalau usaha-usaha besar okelah itu sudah maju, tetapi kalau UMKM ini merupakan simbol ketahanan [ekonomi] kita, kata Ngatiyana.

Ditambahkan Ngatiyana, paradigma yang digunakan seharusnya bukan lagi pada pemberdayaan ekonomi rakyat yang memosisikan UMKM dengan konsep amal, belas kasihan, dan charity, melainkan pada upaya membangkitkan paradigma keberdayaan ekonomi rakyat. Menurutnya, cara pandang demikian dapat menggambarkan bahwa rakyat memang berdaulat secara ekonomi, berkemampuan dan berdaya saing. Untuk mencapai hal tersebut, maka dibutuhkan peran serta dari seluruh stakeholders terkait dalam bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat, yaitu pemerintah, perguruan tinggi hingga kalangan UMKM itu sendiri.
Pembukaan Gerai Produk UMKM ini dapat terlaksana atas kerjasama antara Pemerintah Kota Cimahi melalui Kelurahan Cibeureum dengan Universitas Jenderal Achmad Yani [Unjani]. Saya ucapkan terima kasih kepada Unjani atas bantuannya, kebetulan Pak Rektornya sendiri datang kesini untuk ikut membuka gerai ini. Semoga ini bermanfaat nantinya bagi kita semua, imbuh Ngatiyana.

Lebih lanjut, Ngatiyana berharap keberadaan gerai produk UMKM Kelurahan Cibeureum tersebut dapat meningkatkan kerjasama / kemitraan antar UMKM di Kota Cimahi sehingga produk-produk yang dihasilkannya memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan produk-produk sejenis di pasar dalam dan luar negeri. Ke depannya, ia mendorong UMKM Kota Cimahi agar meningkatkan kerjasama / kemitraan dengan penyedia permodalan seperti perbankan dan BUMN yang memiliki program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), sehingga para pelaku UMKM di Kota Cimahi dapat mengakses permodalan dari lembaga-lembaga tersebut.
Mudah-mudahan yah [produk-produk] UMKM ini digunakan oleh kita semua. Jadi kalau kita rapat-rapat, ngak usah kita pakai produk lain cukup pakai produk lokal dari UMKM kita saja lah, pungkas Ngatiyana.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Rektor Unjani Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LLM., PhD., Asisten Administrasi Umum Setda Kota Cimahi, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Kota Cimahi, Camat Cimahi Selatan, Lurah Cibeureum beserta para pelaku UMKM di Kelurahan Cibeureum dan sekitarnya. (Bidang IKPS)

Sumber: Bidang Informasi, Komunikasi Publik, dan Statistik
Dinas Komunikasi, Informatika, Kearsipan, dan Perpustakaan Kota Cimahi

Bagikan Postingan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 − one =