salam@dudimuttaqien : RASUL AJA MALU KALAU MELAKUKAN KESALAHAN

USTADZ DUDI MUTTAQIEN : RASUL AJA MALU KALAU MELAKUKAN KESALAHAN

Rasulullah saw itu paling pemberani, tapi Rasulullah juga paling pemalu, lebih pemalu dari gadis pingitan.

Keyakinan nya kepada Maha Melihat nya Allah swt, membuat nya akan sangat merasa malu kalau melakukan kesalahan.

Rasulullah saw. sangat yaqin bahwa malaikat melihat apapun yang dilakukan dan semua yang ada pada diri nya.

Jadi wajar keyakinan itu membuat Rasulullah saw sangat pemberani tapi juga sangat pemalu.

عَنْ أَبِي مَسْعُوْدٍ عُقْبَةَ بِنْ عَمْرٍو الأَنْصَارِي الْبَدْرِي رَضِيَ الله عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلاَمِ النُّبُوَّةِ الأُوْلَى، إِذَا لَمْ تَسْتَحِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ.[رواه البخاري ]

Dari Abu Mas’ud, ‘Uqbah bin ‘Amr Al Anshari Al Badri radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya di antara ungkapan yang dikenal manusia dari ucapan kenabian terdahulu ialah: Jika engkau tidak malu, berbuatlah semaumu. ” [HR. al-Bukhari]

Kita takut akan bahasa tantangan itu, kita tidak akan lakukan sesuatu sesuka kita, kita insyaaAllah akan lakukan seperti yang Allah mau agar kita tidak malu di tatap oleh Nya…

الْحَيَاءُ لَا يَأْتِي إِلَّا بِخَيْرٍ

Malu tidaklah mendatangkan kecuali kebaikan (H.R alBukhari no 5652 dan Muslim no 53)

وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنْ الْإِيمَانِ

Dan sikap malu adalah salah satu cabang dari keimanan (H.R al-Bukhari no 8 dan Muslim no 50)

Allah SWT berfirman

……. ۚ ٱعْمَلُوا۟ مَا شِئْتُمْ ۖ إِنَّهُۥ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

… …. Perbuatlah apa yang kamu kehendaki; Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
(41:40)

Pertanyaan saya untuk saya : adakah keyakinan akan ke Maha Melihatan Allah swt, malukah kita saat kita bersalah ?

Semoga Allah lindungi kita dari hilang nya rasa malu pada diri kita.

Aamiiiin.

 

@Barayakita.online

salam@dudimuttaqien

barayakita.com

@madrasahkaryamadani

Bagikan Postingan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 + 12 =