RIDWAN KAMIL LANTIK KPID PROVINSI JAWA BARAT

Siaran Informatif dan Inspiratif Penting saat Pandemi

 

Kota Bandung,BarayaKita – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil melantik Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Provinsi Jabar periode 2020-2023, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (4/12/2020). 

Telah terpilih tujuh anggota KPID untuk masa kerja sampai tiga tahun mendatang yakni Jalu P. Priambodo, Achmad Abdul Basith, Adiyana Slamet, Ellang Gantoni Malik, Syaefurrohman Achmad, M Sudama Dipawikarta, dan Roni Tabroni. 

Para komisioner terpilih melalui proses pendaftaran, administrasi, uji kelayakan, hingga paparan yang harus dijalani calon. 

Kepada komisioner terpilih, Gubernur berpesan agar KPID dapat amanah, profesional, proaktif dan melayani publik dengan maksimal. 

Masyarakat Jabar, Kata Kang Emil, tergolong tinggi mengonsumsi melalui konten penyiaran melalui media televisi dan radio. Di era adaptasi kebiasaan baru (AKB) masyarakat yang “dipaksa” menikmati tayangan digital yang relatif sulit tersaring mana konten baik dan mana yang buruk bagi moral.  

“Saya titip tolong kondisikan penyiaran di Jabar agar mengedepankan siaran yang informatif dan inspiratif,” ujarnya. 

Kang Emil berpendapat, saat ini masyarakat sudah jenuh dengan konten-konten seputar COVID-19 yang menjadi santapan sehari-hari. 

“Saat ini kita butuh cerita yang inspiratif dan konten yang dapat meningkatkan kebahagiaan kita. Dalam suasana yang saya sebut perang ini sudah menyerang psikologis dan mental kita, inilah yang menjadi sebuah tantangan bagi para komisioner penyiaran informasi di Jabar, ”ungkapnya.

Tantangan lain KPID adalah hoaks yang bertebaran dan dengan mudahnya masuk ke ruang – ruang privat publik melalui gawai yang dimiliki. “Tolong bantu kami juga dalam melawan berita bohong, provokatif, kita sering bertengkar dengan bangsa kita sendiri lewat provokatif,” tambahnya.

Kang Emil berharap ada gagasan baru dari ketua komisioner terpilih, bukan hanya berkarakter penjaga marwah tapi konseptor. Melalui platform multipel, program edukatif di lembaga penyiaran seyogianya dapat ditingkatkan.  

“Saya yakin yang terpilih adalah orang-orang terbaik. Karena kemuliaan kita datang dari kebermanfaatan kita. Jabar sudah sangat baik dari multidimensi. Tolong koreksi oleh instrumen KPID dan tolong proaktif pengingat pasif. Dalam kebiasaan kebiasaan baru (AKB), peran KPID berlipat tugasnya, ”tutupnya. 

Sementara itu, komisioner KPID Jabar Adiyana Slamet mengatakan hal yang akan dilakukan KPID adalah menyelamatkan telinga masyarakat dari berbagai tontonan yang tidak edukatif yang memecah persatuan bangsa. “Caranya kita harus melakukan pengawasan di media,” katanya. 

Komisioner KPID yang lain, Saeful Rahman Ahmad, untuk mengembangkan dunia penyiaran yang sehat modalnya adalah jurnalisme positif. “Pak Gubernur tadi bilang bahwa ada kabar buruk adalah kabar baik harus disudahi jadi harus kabar baik adalah kabar baik,” ucapnya.

Untuk itu, KPID tidak mungkin bekerja sendirian tapi harus menggandeng semua pemangku kepentingan. “Kita akan mengembangkan semua potensi yang kegiatannya berkaitan dengan jurnalisme positif dan dukung dengan bersama-sama,” ungkapnya.

Komisioner KIPD Provinsi Jawa Barat Periode 2020-2023:

1. Jalu P. Priambodo 

2. Achmad Abdul Basith 

3. Adiyana Slamet

4. Ellang Gantoni Malik

5. Syaefurrohman Achmad 

6. M Sudama Dipawikarta 

7. Roni Tabroni

 

HUMAS JABAR
Kepala Biro Humas dan Keprotokolan
Setda Provinsi Jabar
Hermansyah

Sumber:  http://humas.jabarprov.go.id/ridwan-kamil-lantik-kpid-provinsi-jabar/4058

 

Bagikan Postingan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *