JALAN DIPATIUKUR BANDUNG DITUTUP PUKUL 18.00 – 06.00 WIB SELAMA 14 HARI

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung memutuskan menutup ruas Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, sejak Kamis (3/12/2020) hingga 14 hari ke depan atau 17 Desember 2020. Penutupan ruas jalan itu dilakukan mulai pukul 18.00 hingga 06.00 WIB.  Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, penutupan Jalan Dipatiukur dilakukan sebagai tindak lanjut atas kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional yang diambil Pemkot Bandung untuk menangani pandemi Covid-19 di Kota Bandung.

Selain ditutup, kata Yana, kerumunan orang di kawasan tersebut, terutama pada malam hari, juga bakal ditertibkan. Seperti diketahui, Jalan Dipatiukur cukup ramai pada malam hari.  Sebab, kawasan tersebut terdapat beberapa kampus perguruan tinggi, salah satunya Universitas Padjadjaran (Unpad). Di sepanjang ruas Jalan Dipatiukur juga terdapat banyak penjual makanan, sepatu, dan lain-lain.

Yana mengatakan, tujuan penutupan sejumlah ruas jalan tersebut guna mengurai potensi kerumunan yang cukup tinggi. Pemilihan lokasi Jalan Dipatiukur ini mengingat titik tersebut sudah banyak dikeluhkan oleh masyarakat.

“Banyak laporan kepada kami, kelihatannya kalau kita tidak datang mereka melebihi jam operasional, dan kapasitas pembelinya sudah melebihi dan banyak yang tidak melaksanakan protokol kesehatan, juga disini berdagang sudah di bahu jalan yang bukan peruntukannya,” kata Yana. Yana kembali mengingatkan bahwa tindakan tegas ini diambil demi menekan risiko penyebaran Covid-19 di Kota Bandung. Pembatasan jam operasional menjadi pukul 20.00 WIB dan kapasitas pengunjung tak lebih dari 30 persen juga merupakan konsekuensi dari level kewaspadaan corona di Kota Bandung yang sudah masuk ke zona merah.  Penertiban akan berlangsung di beberapa titik yang memang sudah terpantau melanggar aturan. Bahkan diketahui menjadi potensi penyebaran Covid-19 lantaran terjadi kerumunan dan minim penerapan protokol kesehatan.

“Seperti sejumlah PKL di Jalan Dipatiukur yang berjualan hingga masuk ke badan jalan ini jelas sudah melanggar Perda Kota Bandung Nomor 9 Tahun 2019 tentang Ketertiban Umum, Ketentraman, dan Perlindungan Masyarakat (Tibum Tralinmas). Bahkan sudah seringkali dikeluhkan oleh warga lantaran berdampak pada kemacetan lalu lintas,” ujar Wakil Wali Kota Bandung. Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung Ema Sumarna langsung menegur para pedagang yang berjualan di bahu jalan. Dia mengaku akan melakukan tindakan tegas pada siapapun yang melanggar aturan. “Tidak ada yang memberi izin untuk berjualan di sini (Jalan Dipatiukur). Jika besok masih tetap beroperasional akan kami tertibkan,” kata Ema Sumarna.

 

Sumber : https://jabar.inews.id/berita/jalan-dipatiukur-bandung-ditutup-pukul-18-00-0600-wib-selama-14-hari/2

Bagikan Postingan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *