MENGENAL KELADI TENGKORAK

Bandung, BarayaKita — Jelang sore ini penulis mendapat pesan dari salah seorang kawan lama, yang bernama Nandang. Sudah cukup lama tak bertemu namun tiba-tiba ia menanyakan tanaman hias. Mungkin ia berpendapat karena penulis tinggal di daerah agro wisata, di pikirannya penulis pasti memiliki berbagai tanaman hias. Padahal itu kurang tepat, karena penulis belum memiliki banyak waktu untuk berkebun saat ini.

Pertanyaan yang dilontarkan kawan lama tersebut adalah : “Punya Keladi Tengkorak ? atau Janda Bolong ?”, ternyata kawan lama yang pria ini mendadak jadi suka tanaman hias akhir-akhir ini saja, mungkin salah satu alasannya karena dampak pandemi Covid-19.

Ternyata dampak positif dari masa pandemi saat ini adalah membawa rezeki dan berkah tersendiri bagi para pelaku usaha di bidang tanaman hias. Menurut Nandang, bahkan tanaman Keladi Tengkoraknya sudah ada yang menawar 750rb, padahal baru saja ia mencoba menanam dan berhasil tumbuh. Hal ini menjadi motivasi untuk Nandang memperbanyak tanaman hiasnya.

Bicara tanaman Keladi Tengkorak mungkin sebagian orang sudah tidak asing lagi dan suka melihat juga di berbagai tempat, seperti di penjual tanaman hias, di taman,  di perkantoran, di perhotelan, di hunian tempat tinggal, atau di berbagai tempat lainnya. Yang menjadi daya tarik tanaman yang memiliki nama agak menyeramkan ini adalah dikarenakan daunnya yang eksotis dan unik.

Perlu diketahui jika ternyata banyak jenis tanaman keladi yang bisa kita temukan di pasaran. Salah satunya adalah jenis Keladi Tengkorak. Berbeda dengan tanaman keladi lainnya, jenis Keladi Tengkorak ini memiliki warna dan corak yang khas sehingga mudah dibedakan dari tanaman keladi lainnya. Ciri utama Keladi Tengkorak adalah warna daunnya yang hitam.

Keladi Tengkorak memiliki urat-urat daun dengan garis yang tegas dan kalau kita lihat sepintas memang menggambarkan kesan tulang-tulang tengkorak yang menjadikan Keladi Tengkorak tanaman hias yang sangat indah dilihat.

Jika Anda adalah pemula yang baru saja mencoba menanam Keladi Tengkorak, mungkin juga adalah salah satu orang yang mencoba hal yang sedang nge-trend, tidak masalah, hanya intinya adalah perlunya perawatan yang intens dari tangan Anda untuk tanaman hias yang Anda tanam agar tetap terawat dan sehat, walau nanti suatu saat trend-nya menurun. Bagi pencinta tanaman, pasti akan menyayangi tanamannya, entah trend apapun yang tengah terjadi.

Oleh karena itu pada kesempatan ini ada tips singkat untuk Anda yang mencoba menanam tanaman Keladi Tengkorak, dikutip dari  https://dijelas.in/2020/06/18/5-cara-agar-tanaman-keladi-tengkorak-anda-tumbuh-sehat/

  1. Siram tanaman keladi tengkorak sesuai dengan kondisi iklim

Tanaman keladi sebenarnya tidak terlalu rewel. Anda bisa menyiram tanaman ini satu kali sehari pada saat musim kemarau tiba. Penyiraman ini dapat membantu tanaman keladi tetap lembab dan tumbuh dengan baik.

Namun, jika musim hujan datang, Anda bisa mengurangi intensitas penyiramannya jadi dua hari sekali. Karena biasanya pada saat musim hujan, tanah dan kelembaban yang ada sudah cukup untuk menjaga kelembaban tanah yang dibutuhkan oleh tanaman keladi.

  1. Sterilkan media tanam untuk tanaman keladi tengkorak

Selain asupan air untuk tanaman, Anda juga perlu memperhatikan media tanam yang akan Anda gunakan untuk menanam keladi tengkorak. Media tanam terbaik untuk keladi adalah media tanam dari daun bambu yang diiris halus, sekam, dan sekam bakar.

Akan tetapi, sebelum digunakan untuk menanam keladi tengkorak, Anda perlu mensterilkan media tanam tersebut terlebih dahulu. Caranya adalah dengan mengukus calon media tanam di dalam panci. Pengukusan atau pensterilan ini dilakukan agar media tanam terbebas dari bakteri yang ada di dalamnya. Dengan begitu, tanaman keladi yang akan ditanam memiliki resiko terinfeksi bakteri yang lebih kecil.

Setelah media tanam tersebut selesai disterilisasi, Anda bisa mencampurkan media tanam bambu yang diiris halus, sekam, dan sekam bakar menjadi satu campuran media tanam. Ketiga bahan ini bisa Anda campurkan dengan perbandingan 1 : 1 : 1.

Selain bisa digunakan dalam bentuk campuran, Anda juga bisa menggunakan salah satu media tanam tersebut saja.

  1. Pastikan tanaman keladi tengkorak mendapatkan asupan sinar matahari yang cukup

Keladi tengkorak memiliki nama lain yaitu tanaman kuping gajah. Secara ilmiah, tanaman ini memiliki nama Alocasia cuprea. Dengan kata lain, tanaman ini merupakan jenis tanaman keladi dari genus Alocasia. Mengetahui genus tanaman keladi adalah sesuatu yang penting karena akan mempengaruhi cara merawat tanaman ini.

Tanaman keladi sendiri sebenarnya memiliki dua jenis genus. Yaitu genus Caladium dan Alocasia. Dua jenis genus ini memiliki kebutuhan cahaya yang berbeda. Untuk jenis Alocasia seperti keladi tengkorak, tanaman hanya membutuhkan pencahayaan yang teduh.

Jangan meletakkan tanaman keladi tengkorak di tempat yang terkena cahaya matahari langsung. Tempat terbaik untuk meletakkan keladi tengkorak adalah di tempat yang teduh. Misalnya, di meja teras rumah atau di samping jendela yang ditutupi gorden.

  1. Pemberian pupuk untuk tanaman keladi tengkorak

Tumbuhan merupakan makhluk hidup yang juga memiliki kebutuhan akan nutrisi. Apalagi jika Anda menanamnya di dalam pot. Lama kelamaan, unsur hara dalam tanah akan habis diserap oleh tanaman. Jika unsur hara sudah habis, tanaman tidak akan bisa tumbuh dengan optimal lagi. Karena itulah penambahan pupuk diperlukan.

Pemberian pupuk untuk tanaman keladi tengkorak bisa Anda lakukan setelah tanaman memasuki usia 5 minggu. Pastikan Anda memberikan pupuk dengan komposisi zat N yang lebih sedikit dibandingkan dengan zat lainnya. Hal ini karena kandungan zat N dapat merangsang klorofil dan membuat tanaman keladi tengkorak Anda malah jadi tidak terlihat indah.

  1. Pastikan tanaman keladi tengkorak Anda bebas hama

Hama tanaman keladi yang paling umum adalah ulat daun dan belalang. Begitu juga hama pada tanaman keladi tengkorak. Dua hama ini biasa menyerang tanaman keladi dengan cara memakan daunnya. Untuk itu, Anda perlu mengatasi serangan dua hama ini jika ingin tanaman keladi tengkorak Anda tumbuh dengan sehat dan cantik.

Jika jumlah hama masih sedikit, Anda bisa langsung membuang hama tersebut satu per satu sampai habis. Tapi, kalau jumlah hama yang menyerang terlalu banyak, Anda bisa memanfaatkan anti hama untuk mengatasinya.

Nah, sekarang Anda sudah memiliki sedikit panduan untuk merawat tanaman Keladi Tengkorak yang tengah naik daun saat ini. Langsung praktekkan saja, semoga Anda bisa mendapatkan tanaman Keladi Tengkorak yang sehat dan cantik, sekaligus memuaskan hobi Anda penyuka tanaman hias. Selamat berkebun ! *** (Edm)

 

Sumber : https://dijelas.in/2020/06/18/5-cara-agar-tanaman-keladi-tengkorak-anda-tumbuh-sehat/

Bagikan Postingan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nine − four =