PEMKOT BANDUNG PRIHATIN MASSA RUSAK FASILITAS PUBLIK

Kota Bandung,BarayaKita PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung menyayangkan adanya perusakan terhadap sejumlah fasilitas saat sejumlah kelompok berunjuk rasa terhadap penolakan Undang-undang Cipta Kerja, Selasa (6 Oktober 2020).

Berdasarkan data sementara, sejumlah fasilitas publik yang rusak di antaranya pot bunga, water barrier, dan rambu. Kerusakan terjadi di kawasan Cikapayang dan Taman Balai Kota Bandung.

“Ini jangan sampai terjadi lagi. Apalagi merusak fasilitas umum. Mereka bergerombol saja, sudah melabrak aturan undang undang kesehatan,” Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna di Balai Kota Bandung, Selasa (6 Oktober 2020).

Sekda mengaku prihatin atas peristiwa tersebut. Bukan hanya soal fasilitas publik yang dirusal tetapi juga berpotensi menimbulkan kasus kesehatan.

“Otomatis kita akan perbaiki. Cuma saya ingatkan bahwa itu uang rakyat, yang demo rakyat. Apalagi saat ini pendapatan kita sudah anjlok luar biasa. Apakah betul yang namanya menyalurkan aspirasi itu dengan cara destruktif seperti itu,” tanyanya.

Kepala Bagian Humas Setda Kota Bandung

Sony Teguh Prasatya

Sumber: humas.bandung.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *