salam@dudimuttaqien : SUDUT PANDANG

Bandung, Barayakita

USTAD DUDI MUTTAQIEN : SUDUT PANDANG

عَنْ أَبِي سَعِيْدٍ الخُدْرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ ﷺ يَقُوْلُ: «مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَراً فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ يَستَطِعْ فَبِلِسَانِهِ، فَإِنْ لَمْ يَستَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الإِيْمَانِ» رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barangsiapa dari kalian melihat kemungkaran, ubahlah dengan tangannya. Jika tidak bisa, ubahlah dengan lisannya. Jika tidak bisa, ingkarilah dengan hatinya, dan itu merupakan selemah-lemahnya iman.” (HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 49]

Yang dilarang munkar itu hanya muslim…

Karena munkar itu melanggar printah Allah swt… spt tidak sholat.. tdk shaum dll Kalau yg dilarang fahsya ..

Itu semua.. muslim atau kafir.. karena perbuatan fahsya itu perbuatan buruk yg orang lain pun akan merasakan kerugiannya.

 

@Barayakita.online

salam@dudimuttaqien

barayakita.com

@madrasahkaryamadani

Bagikan Postingan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × three =