WALIKOTA CIMAHI SOSIALISASIKAN STUNTING DAN PENCEGAHANNYA

Cimahi,BarayaKita – Walikota Cimahi H. Ajay M Priatna di dampingi Oleh Ketua TP PKK kota Cimahi Hj. Lucyani Priatna melaksanakan kegiatan Sosialisasi Stunting dan Pencegahan, Senin 31/08/2020.

Dalam Kegiatan Sosialisasi Stunting dan pencegahannya kemarin, Walikota Cimahi Ajay M Priatna yang didampingi Istrinya sebagai ketua TP PKK Kota Cimahi melaksanakan sosialisasi di dua kelurahan sekaligus yaitu di kelurahan Melong dan Karang mekar.

Menurut walikota Cimahi  Stunting masih menjadi perhatian pemerintah Kota Cimahi karena Kasus Stunting di kota Cimahi terbilang Masih tinggi, walaupun dalam 3 tahun terakhir terjadi penurunan.

Lebih lanjut menurut Walikota Cimahi menjelaskan bahwa Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita yang diakibatkan oleh kekurangan gizi kronis, sehingga postur tubuh anak lebih pendek dibandingkan dengan anak-anak seusianya, Stunting pada  anak balita akan menyebabkan anak mudah sakit, fungsi-fungsi tubuh tidak seimbang, serta gangguan lainnya.

Masih menurut walikota, Kasus Stunting ini  bukan hanya disebabkan oleh kekurangan asupan Gizi saja Karena Gizi hanya berkontribusi 30 persen saja, sementara 70 persen penyebab stunting terkait sanitasi, pola pengasuhan, ketersediaan dan keamanan pangan, pendidikan, kemiskinan, serta situasi politik, dan  di Kota  Cimahi ini  masih banyak masyarakat yang kebersihan dan kesehatan jambannya belum bagus, sehingga  harus diperbaiki dan  ditingkatkan lagi. ucapnya.

Stunting  sebetulnya bisa dicegah dengan berbagai cara yaitu mempersiapkan calon ibu agar cukup gizi saat hamil, salah satunya dengan program pendampingan seribu hari pertama kehidupan.  pencegahan lainnya yaitu dengan memberikan ASI eksklusif  pada bayi dan memberikan makanan pendamping ASI, pola makan yang sehat dan bergizi, pola pengasuhan anak, serta sanitasi lingkungan yang baik, pungkasnya.

Bagikan Postingan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twelve − 9 =