INSENTIF NAKES, RIDWAN KAMIL JANJIKAN DALAM DUA HARI AKAN DICAIRKAN

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menjanjikan insentif untuk tenaga kesehatan segera cair. Di sektor pendidikan, pihak sekolah sudah mulai bisa mempersiapkan syarat untuk proses belajar mengajar di dalam kelas.

Menurut dia, anggaran untuk penanganan pasien Covid-19 sudah disepakati secara rasional. Terlebih, kategori penyakit yang sudah masuk pandemi mendapat dukungan dari APBN untuk menutupi pembiayaan di RS sekaligus biaya lain terkait Covid-19.

“Kita sudah sepakati, dalam dua hari ini, insentif untuk nakes akan dicairkan dari APBD provinsi melengkapi dari APBN,” kata dia usai Rapat Gugus Tugas Covid-19 di Makodam III/Siliwangi, Senin (3/8/2020).

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah menganggarkan Rp 17,5 miliar untuk insetif bagi para tenaga kesehatan yang menangani pasien positif covid-19. Teknis dan besaran uang insentif tersebut diserahkan kepada Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes).

Setiap tenaga kesehatan yang bertugas akan mendapatkan nominal insentif bervariatif. Semua bergantung tingkat tugas yang dikerjakan. Juga, menyesuaikan tingkatan pekerjaan dan status pegawai negeri sipil (PNS) atau non-PNS.

Untuk tenaga dokter yang utama paling tinggi bisa mendapatkan Rp 630 ribu per hari. Sedangkan untuk perawat dan tenaga kesehatan lain bisa mendapat insentif di kisaran Rp 300-400 ribu per hari.

Persiapan Pembukaan Sekolah

Dalam kesempatan yang sama, Ridwan Kamil menjelaskan mengenai persiapan pembukaan sekolah. Syaratnya ada dua, wilayah tingkat kecamatan sudah masuk zona hijau dan sekolahnya siap dengan segala fasilitas dan peneriapan protokol kesehatan.

“Jadi kalau kecamatan hijau tapi sekolah tidak siap, tidak ada tempat cuci tangan yang memadai, pengurangan 50 persen belum, itu belum diijinkan. Jadi, selama tujuh hari terakhir, sekolah sedang mempersiapkan diri melengkapi protokol kesehatan yang disyaratkan Disdik Jabar,” jelas dia.

“Kalau dalam tujuh hari protkol sudah, zona hijau sudah, maka harusnya di minggu ini sudah dimulai. Sudah bisa dicek di beberapa tempat, mengurangi kapasitas 50 persen. Tiga hari sekolah, yang lainnya di rumah, bergantian. Saya kira akan banyak di minggu ini. Tujuh hari ini persiapan,” pungkasnya.

 

Sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/soal-insentif-nakes-ridwan-kamil-janjikan-dalam-dua-hari-akan-dicairkan.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen + 7 =