PSS MASIH MENCARI FORMULA TEPAT UNTUK RENEGOSIASI KONTRAK BARU

PSS Sleman yang sampai saat ini belum memutuskan besaran persentase gaji pemain. Tim Elang Jawa memilih menanti perkembangan terbaru, termasuk adanya managers meeting yang kembali dilakukan akhir pekan ini.

Seperti diketahui, PSSI memberikan rekomendasi renegosiasi kontrak para pemain maupun pelatih, dan ofisial tim. Imbasnya, ada  pemotongan gaji sebesar 50 persen dari kontrak awal, saat kompetisi bergulir secara luar biasa di tengah pandemi.

Dirut PSS, Marco Paulo Garcia mengatakan, klubnya baru akan melangkah perihal renegosiasi kontrak, setelah agenda managers meeting pada 31 Juli besok.

“Seperti sebelumnya, bahwa hasil dari managers meeting menjadi pedoman kami untuk renegosiasi kontrak. Besarnya nominal gaji sampai selesainya kompetisi akan dihitung,” bebernya, Selasa (28/7/2020).

“Sementara dari PSSI mengeluarkan surat ketentuan pemotongan gaji sebesar 50 persen. Kami akan mencari formula dan angka yang paling tepat nantinya,” tutur eks CEO Badak Lampung FC ini.

Tidak Ingin Ada Korban

Marco menambahkan, bahwa pihaknya tidak ingin ada pihak yang menjadi korban atas kebijakan baru yang diputuskan. Menurutnya, baik klub, pemain, pelatih, hingga ofisial tim, mendapat haknya dengan layak.

Sementara perusahaan yang menaungi klub PSS, juga wajib menyusun rancangan keuangan yang tepat. Tidak hanya soal anggaran, PSS dapat berhitung berbagai keuntungan dan kerugian selama dilanjutkannya kompetisi.

“Tentunya kami tidak ingin elemen yang ada di PSS jadi korban karena perencanaan yang tidak sesuai. Meski untuk anggaran tim sudah aman sampai berakhirnya kompetisi,” jelasnya.

 

Disadur : https://www.bola.com/indonesia/read/4317012/pss-masih-mencari-formula-tepat-untuk-renegosiasi-kontrak-baru?HouseAds&campaign=Liga_1_2020_STM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

14 − three =