DISPANGTAN IMBAU WARGA BELI HEWAN KURBAN YANG MILIKI KALUNG SEHAT

BANDUNG — Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung akan melabeli kalung sehat kepada setiap hewan kurban yang diperjual belikan pada perayaan Iduladha 1441 Hijriah. Setiap hewan kurban nantinya akan diperiksa kelaikannya oleh tim satuan tugas (Satgas) Dispangtan bersama dokter hewan. Rencananya, pemberian kalung sehat akan dimulai pada H-10 Iduladha.

Kepala Dispangtan Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan pelabelan hewan kurban dilakukan untuk melindungi konsumen dari hewan kurban yang tak laik dikurbankan. Selain memasang label sehat, pihaknya juga akan menandai hewan kurban yang sakit. “Nanti pembeli dengan mudah bisa melihat dan membedakan bila hewan tersebut sehat. Termasuk tidak sehat, kita akan diberi tanda dengan spray obat tidak berbahaya warna biru,” ujar Gin Gin, saat ditemui di Balai Kota Bandung, Selasa (7/7/2020).

Ia pun meminta masyarakat yang menemukan hewan kurban yang belum memiliki label sehat untuk laporkan kepada Satgas Pemeriksaan Hewan Kurban, Dispangtan Kota Bandung. “Kalau ditemukan bila mana ada hewan tidak ada label, segera hubungi satgas. Mungkin hewan itu tidak terperiksa atau tidak sehat,” katanya.

Gin Gin mengaku menyiapkan 30.000 kalung sehat untuk disebar ke setiap penjual hewan kurban yang ada di Kota Bandung. Jumlah itu, kata dia, lebih banyak dari tahun lalu. “30.000 kalung, karna pengalaman tahun kemarin 26.000 juga sudah cukup, tapi kita tambah 10 persen dari situ, kita siapkan 30.000 kalung,” ucapnya.

 

Disadur dari : https://bandung.bisnis.com/read/20200707/549/1262652/dispangtan-imbau-warga-beli-hewan-kurban-yang-miliki-kalung-sehat

Bagikan Postingan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty − nineteen =