MASUKI KENORMALAN BARU BANYAK MASYARAKAT KOTA BANJAR TAK BER-MASKER

Keterangan Gambar : Salah Satu Posko Terpadu Kota Banjar [ler|KR]

 

Banjar,BarayaKita -Masuki adaptasi kebiasaan baru (AKB) di Kota Banjar, berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota setempat untuk mencegah penyebaran covid-19 dengan mendisiplinkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan pada kehidupan sehari-hari. Salah satunya dengan adanya tujuh (7) posko terpadu yang tersebar di beberapa tempat.

Menurut Wakil Walikota Nana Suryana posko terpadu di beberapa lokasi Kota Banjar tersebut berfungsi untuk mengecek kepatuhan warga. Nana mengatakan, kepatuhan dan kedisdiplinan warga dalam terapkan protokol kesehatan di tempat umum adalah salah satu kunci keberhasilan percepatan cegah persebaran covid 19.

“Posko terpadu itu, tempat kumpul petugas dari unsur TNI, Polri dan kami Pemkot Banjar (dari Satpol PP dan Dishub), untuk mengecek kepatuhan warga, terutama pelaku – pelaku usaha seperti toko, dan sebagaianya apakah mereka menerapkan protokol kesehatan atau tidak. Nah mereka (para petugas) dari posko terpadu itu patroli keliling untuk ingatkan itu”, ujar Nana Suryana.

Sementara dari pantauan Lies Er Kilas Radio di salah satu posko terpadu perempatan Jalan Pasar Banjar pada petugas gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas perhubungan sibuk memberikan pengarahan kepada para pengguna jalan yang melintas ke depan posko, khususnya pengguna jalan yang tak ber-masker. Dari lokasi tersebut, terlihat banyak warga yang tak memakai masker.

Warga tak ber-masker diberhentikan, dicatat dan diberikan pengarahan akan pentingnya memakai masker. Yarto seorang petugas di lokasi mengatakan, hingga saat ini (Kamis Sore 02/07/20), warga yang belum mendisiplinkan diri dengan ber-masker belum di beri sanksi. Menurut Yarto mereka hanya diedukasi dan diperingatkan saja. [ler-KR|gpwk]

Bagikan Postingan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen − 10 =