TERKENDALA GANGGUAN SERVER, DP2KBP3A KBB SIASATI DENGAN INPUT DATA MANUAL

Bandung Barat, BarayaKita – Peggunaan sistem dalam jaringan (Daring) atau online, menjadi satu-satunya cara adaptasi di masa pandemi Covid-19. Namun, sistem tersebut kerap menimbulkan polemik seperti sering terjadinya gangguan server atau jaringan.

Seperti yang dialami Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bandung Barat, gangguan server kerap dialami saat petugas melakukan input data. Kondisi itu membuat pihaknya terhambat saat membuat laporan kerja.

“sekarang ini ada kendala di dalam pelaporannya, dalam pelaporan ini mungkin kita pahamlah kalau memang masalah itu, karena memang itu se indonesia, dalam satu waktu, memasukkan 450 ribu akseptor. sekarang kami yang tadi kabid kb kr diharapkan di 13 ribu kita sekarang yang baru ter input itu hanya baru 550 akseptor,” ujar Kepala DP2KBP3A KBB Eriska Hendrayana melalui Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Informasi Keluarga, Evi Saefiani, di ruang kerjanya (29/6/20).

Gangguan terjadi karena banyak yang mengakses website secara bersamaan, sehingga menyebabkan overload.

“kita sudah berbagai cara tapi kan itu yang namanya aplikasi gak bisa segimana kita,” tuturnya.

Meski demikian pihaknya berupaya agar pelayanan dan saat membuat pelaporan tetap optimal, baik pelayanan di kantor maupun pelayanan petugas di lapangan.

“kami menghimbau ke temen-temen khusus dalam pelaporan ini kita ada manualnya, jadi sekarang temen-temen ada manualnya, sekarang yang dilapangan itu ada 2, ada yang merekap atau menginput, dan ada juga yang melaksanakan pelayanan,” pungkasnya.

Rep/Cam:  deden Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 − 6 =