JABAR RUMUSKAN BENTUK KAMPANYE PILKADA DI TENGAH PANDEMI COVID-19

BANDUNG – Rumusan bentuk kampanye Pilkada Serentak 2020 yang tidak melanggar protokol kesehatan segera dibahas oleh Pemprov dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan agenda Pilkada Serentak 2020 memang menyita kekhawatiran pihaknya terkait masih belum teratasinya penyebaran Covid-19. Menurutnya meski sudah dimundurkan ke Desember 2020, proses pemungutan suara bukanlah hal yang dikhawatirkan tersebut melainkan masa kampanye.

“Pilkada ini cukup menyita kekhawatiran kami karena bukan nyoblosnya pas Desember, peristiwa kampanyenya dan pengumpulan massa itu belum dirumuskan secara mendalam sebelum Desember,” katanya di Bandung, Selasa (9/6/2020).

Pihaknya memastikan akan merapatkan hal ini dengan jajaran KPU Jabar dan 8 kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada Serentak. Menurutnya agenda Pilkada harus sukses seiring dengan penanganan Covid-19.

Pekan ini kami akan merapatkan dengan KPU Jabar atau lokal ini bagaimana delapan daerah ini tetap kondusif indeks demokrasinya tinggi tapi protokol kesehatan tidak terganggu dengan kondisi seperti pilkada,” ujarnya.

Pilkada Serentak di Jabar sendiri akan digelar di Indramayu, Cianjur, Tasikmalaya, Karawang, Depok, Kabupaten Bandung, Pangandaran, Kabupaten Sukabumi. Ridwan Kamil menilai mayoritas daerah yang akan menggelar Pilkada saat ini berada di level kewaspadaan zona biru. ”

Tapi dengan melihat zona birunya banyak di mana mayoritas yang pilkada ada di zona biru maka kami meyakini harusnya kita bisa mencari cara agar demokrasi jalan tapi protokol kesehatan masih diperhatikan,” paparnya.

Sumber : https://bandung.bisnis.com/read/20200609/549/1250317/jabar-rumuskan-bentuk-kampanye-pilkada-serentak-di-tengah-pandemi-covid-19

Bagikan Postingan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 2 =