POLISI : PEMOTOR BONCENGAN DOMINASI PELANGGARAN PSBB DI KOTA BANDUNG

Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya mengatakan, pada pelaksanaan Pembatasan Berskala Besar (PSBB) hari pertama di Kota Bandung, didominasi pelanggaran pemotor berboncengan.

“Pantauan hari pertama PSBB di Kota Bandung dari 19 titik. Adapun pelanggaran yang ada di PSBB ini rata-rata masyarakat tertib sudah memakai masker. Cuman, kendaraan roda dua yang berboncengan itu pun kita imbau kepada masyarakat untuk tetap menaati peraturan, dengan tidak berboncengan,” kata Ulung usai meninjau pelaksanaan PSBB di Jalan dr Djunjunan, Kota Bandung, Rabu (22/4/2020).

Ujung mengungkapkan, masih ada keramaian, hal itu terjadi karena ketidaktahuan masyarakat.

“Adapun memang beberapa titik yang agak rame karena ketidaktahuan masyarakat dengan adanya PSBB ini. Paling ramai di gerbang tol ada di GT Pasteur karena banyaknya masyarakat yang ingin masuk ke Kota Bandung,” ungkapnya.

Tak hanya melakukan pemantauan, Ulung juga langsung turun ke jalan untuk memberi imbauan kepada masyarakat salah satunya mengimbau yang menggunakan kendaraan roda empat untuk yang duduk di depan hanya satu orang.

“Ada juga pelanggaran di roda empat, yang di depannya dipindahkan ke belakang,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan PSBB di hari pertama, pihaknya belum mengeluarkan blangko pelanggaran dan hanya memberi teguran saja secara langsung kepada masyarakat.

“Saat ini kami memberikan imbauan, kepada masyarakat bahwa hari ini sedang ada PSBB. Kita imbau kepada masyarakat, agar mereka mengerti agar mencegah penyebaran virus ini,” jelasnya.

Pihaknya akan mengevaluasi hasil PSBB di hari pertama. “Nanti malam ini kita akan evaluasi kegiatan ini, tindakan apa yang akan dilakukan,” pungkasnya.

Dikutip dari : https://m.detik.com/news/berita-jawa-barat/d-4986252/polisi-pemotor-boncengan-dominasi-pelanggaran-psbb-di-kota-bandung?tag_from=wpm_nhl_2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen − 6 =