KENALI TUBERCULOSIS, CARA PENCEGAHAN DAN PENGOBATANNYA

Tuberculosis disebabkan oleh bakteri (kuman TB) Mycobacterium Tuberculosis
Umumnya menyerang Paru tetapi dapat juga menyerang organ tubuh yang lainnya.

Penularan Tuberculosis bisa dari penderita droplet atau dari orang lain yang tertular di pengaruhi oleh Jumlah kuman dan lama kontak.

Gejala TBC
GEJALA UTAMA
“ Batuk terus menerus dan berdahak selama 2 – > 3 minggu “

Gejala Tambahan
– Dahak bercampur darah
– Sesak nafas dan rasa nyeri dada
– Badan lemah, nafsu makan menurun, berat badan turun,rasa kurang enak badan, berkeringat malam tanpa kegiatan
demam meriang lebih dari 1 bulan

1 orang pengidap TB bisa menginfeksi 10 -15 orang pertahunnya

1 dari 10 orang yang terinfeksi  TB  menjadi TB semasaaktif  selama  hidupnya.

PENCEGAHAN
BAGI PASIEN / MASYARAKAT :
1. Tdk meludah di sembarang tempat
2. Menutup mulut bila bersin / batuk
3. Rumah / kamar cukup ventilasi
4. Memberikan immunisasi BCG pada bayi 5. Memberikan obat pencegahan pada balita yang sehat apabila ada kontak dengan pasien TBC dewasa
6. Mengkonsumsi makanan bergizi
7. Bila ada gejala TBC periksa & berobat ke puskesmas yaitu pada pasien : “ Batuk berdahak 2 sd > 3 minggu “
8. Bila sakit TBC minum OAT teratur sampai sembuh
BAGI PETUGAS : MEMPERHATIKAN KEAMANAN DAN KESELAMATAN KERJA

The 5 elements of DOTS (Directly Observed Treatment Short-course)

1. Komitmen politis
2. Diagnosis dengan mikroskop
3. Pengobatan dengan Pengawasan langsung
4. Jaminan Ketersediaan OAT Yg bermutu
5. Pencatatan dan Pelaporan secara baku

Riwayat alamiah penderita TB yang tidak di obati
50% meninggal Dunia
25% sembuh sendiri
25 % Kronis menular

Dengan strategi Dots lebih dari 95% sembuh
Tanpa DOTS menyebabkan resiko MDR-TB

MASALAH DI INDONESIA

– Penyumbang TBC no .5 di dunia
– Penyebab kematian no. 3 setelah penyakit Jantung dan Saluran Pernafasan & No. 1 diantara penyakit infeksi
– Penemuan kasus TBC menular (BTA Positif) belum optimal
– Kesembuhan rendah karena Pengobatan tidak teratur

MASALAH DI JAWA BARAT
Kontributor terbesar di Indonesia Kurangnya sosialisasi program P2 TBC kepada Lintas Program, Lintas Sektor, LSM, organisasi profesi, Institusi Pendidikan, toma dan stakeholder atau pejabat struktural di jajaran pemda

FAKTA TBC DI MASYARAKAT :
– SETIAP 1 MENIT ADA 1 PENDERITA BARU TBC
– SETIAP 4 MENIT ADA YANG MENINGGAL KARENA TBC
– 1 JUTA WANITA USIA SUBUR MENINGGAL KRN TBC

HASIL STUDI :
1 ORANG PENDERITA TBC AKAN KEHILANGAN WAKTU PRODUKTIFNYA 3 – 4 BULAN = HILANGNYA 20 – 30 % PENDAPATAN RUMAH TANGGA DALAM 1 TAHUN & BILA KEPALA RUMAH TANGGA MENDERITA TBC, KEMUDIAN MENINGGAL = KEHILANGAN 15 TAHUN PENDAPATAN DI RUMAH TANGGANYA

DI JAWA BARAT :
SETIAP HARI ADA 1 ORANG MENINGGAL KARENA TBC 86% TBC MENULAR MENYERANG GOLONGAN USIA PRODUKTIF

Apa Peran Kita Menjadi PMO (pengawas makan obat)
Pendampingan pasien pada saat petugas puskesmas melakukan interview sebelum pengobatan

Mengawasi pasien dalam keteraturan menelan OAT sampai tuntas

Memantau pasien dalam setiap pemeriksaan dahak ulang
TBC BTA Positif Baru
a. Akhir bulan ke 2
b. Akhir bulan ke 5
c. Akhir Pengobatan
TBC BTA Positif Kambuh
a. Akhir bulan ke 3
b. Akhir bulan ke 7
c. Akhir Pengobatan
TBC BTA Negatif Rontgen Positif
Akhir bulan ke 2
TBC Ekstra Paru (tidak perlu periksa dahak ulang)
TBC Anak (tidak perlu periksa dahak ulang)

Penyuluhan
Penyakit TBC
Gejala TBC
Bahaya TBC
Penanganan TBC
Pencegahan TBC

Informasi ini di Publikasikan oleh : PROMKES Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 + 15 =