JARING CALON ANGGOTA BARU, POLRI PAKAI SISTEM IT DAN ALAT ANTI KECURANGAN

Cimahi, Barayakita

Dalam penerimaan calon anggota Polri T.A 2020, Kepolisian Republik Indonesia menerapkan sistem IT yang terintegrasi secara online.

Hal ini dikatakan oleh Kabag Sumber Daya Polres Cimahi, Kompol Apriyanto, dalam wawancara eksklusif dengan reporter barayakita Endriyas Meidyawaty. Kompol Apriyanto menjelaskan, bahwa hal ini dimaksudkan, agar penerimaan berlangsung secara transparan, terbuka dan juga agar para calon bisa mngaksesnya.

Selain itu, untuk mencegah kecurangan, pihak kepolisian menerapkan sensor anti kecurangan pada alat ukur tinggi badan. Hal ini dimaksudkan agar calon anggota tidak bisa berbuat curang. Kompol Apriyanto pun mendemokan alat ukur tinggi badan ini dan melakukan uji coba pada salah satu calon anggota yang disuruh curang dengan menjinjitkan kakika, agar tinggi badan terlihat lebih tinggi, alhasil, sensor pada alat pun menyala, hal ini membuktikan bahwa yang bersangkutan berbuat curang.

Pendaftaran berlangsung sejak 7  Maret sampai 06 April 2020. Rekruitment ini berangsung secara murni tidak ada permainan dan bisa dilihat langsung hasilnya. Para calon tidak perlu takut tidak punya uang karena recruitment ini tidak ada pungutan uang dan bebas dari KKN. Jadi semua yang terjaring adalah yang terbaik, clear dan clean.

Dalam kegiatan Rekruitment calon anggota Polri tahun anggaran 2020 ini, memiliki slogan BETAH, Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis.

Masyarakat yang membutuhkan Info lebih detail bisa didapatkan di website : www.penerimaan.polri.go.id atau info lengkap juga bisa didapatkan di kantor Polres / Ta / Tabes Jajaran Polda Jabar.

 

Bagikan Postingan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 − three =