PIALA GUBERNUR JATIM 2020 : DUEL ANTARLINI MADURA UNITED VS PERSEBAYA

Madura United bakal menjamu Persebaya Surabaya dalam laga terakhir penyiisihan Grup A Piala Gubernur Jatim 2020 di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Jumat (14/2/2020). Duel bertajuk Derbi Suramadu ini menjadi edisi yang ke-10.

Kedua tim cukup sering bertemu dalam berbagai pentas, sudah sembilan kali sejak perjumpaan pertama pada 2018. Hasilnya, Persebaya unggul dengan memenangi lima di antaranya, berbanding Madura United yang hanya satu kali.

Tetapi, komposisi kedua tim saat ini sudah sangat berbeda. Madura United dan Persebaya sama-sama memiliki beberapa pemain asing anyar, sekaligus tetap mempromosikan beberapa pemain muda dalam skuatnya.

Kedua tim sama-sama menyatukan pemain asing dan lokal berpengalaman, juga dengan beberapa pemain muda.

Status sebagai tim tuan rumah tidak membuat Madura United lebih superior dari Persebaya. Buktinya, Laskar Sape Kerrab pernah kalah 2-3 di Bangkalan dalam pertemuan terakhir yang merupakan lanjutan Liga 1 2019 pada 2 Desember 2019.

Madura United hanya butuh seri untuk mengamankan tiket ke semifinal karena sudah mengantongi empat poin. Sementara Persebaya yang baru memiliki tiga poin, wajib menang dalam pertandingan ini.

Hanya, kini kondisi kedua tim sedang kurang apik. Pemain masih kelelahan akibat melakoni dua laga hanya dalam tiga hari. Alhasil, pencinta sepak bola nasional kemungkinan tidak bisa menyaksikan tontonan dengan kekuatan terbaik dari kedua tim.

Lantas, siapa saja pemain yang akan memegang peranan penting dalam laga nanti? Berikut ini duel antarlini yang bakal terjadi dalam laga Madura United versus Persebaya :

Belakang

Madura United bakal mengandalkan Jaimerson Xavier dan Fachruddin Wahyudi Aryanto yang merupakan stopper senior. Dua bek itu sudah berpengalaman dan akan menjadi tembok tangguh untuk menghalau serangan penyerang Persebaya.

Jaimerson dan Fachruddin akan dibantu Marckho Meraudje dan Andik Rendik Rama di sisi sayap. Selain punya kemampuan bertahan yang baik, keduanya juga memiliki kecepatan dribel untuk membantu serangan.

Persebaya tidak kalah, meski tidak miliki pemain asing di lini belakang. Duet Hansamu Yama dan Mokhamad Syaifuddin diharapkan bisa menahan serangan lawan. Keduanya seperti telah disiapkan karena belum tampil di turnamen ini.

Sektor bek sayap akan dihuni Abu Rizal dan Nasir, yang kemungkinan mendapat kesempatan tampil. Keduanya yang sama-sama berposisi asli sebagai gelandang punya kemampuan dalam mengolah bola.

Tengah

Trio gelandang Madura United bakal dihuni Syahrian Abimanyu, Zah Rahan Krangar, dan Brian Ferreira. Ketiganya sebenarnya sama-sama bertipe gelandang serang, namun Abimanyu bisa jadi ditarik ke belakang.

Sedangkan Zah Rahan dan Brian punya kemiripan kemampuan sebagai playmaker. Sejauh ini kolaborasi keduanya belum pernah dicoba. Namun, besar kemungkinan mereka akan tampil bersamaan membagi bola.

Sementara Persebaya punya duo gelandang bertahan kuat pada sosok Rachmat Irianto dan Aryn Williams. Mereka sama-sama punya kemampuan memenangkan bola dengan baik untuk menghentikan alur serangan lawan.

Tugas pangatur serangan alias playmaker bakal diberikan kepada Makan Konate. Sejauh ini, magisnya belum kelihatan, meski skill yang dimilikinya sudah tidak perlu diragukan lagi.

Depan

Madura United punya deretan pemain berkualitas di lini depan. Trisula andalan mereka bisa diisi Greg Nwokolo, Alberto Goncalves, dan Emmanuel Oti. Namun, Kevy Sahertian dan Rifaldi Bawuo juga sangat mungkin diturunkan.

Sementara lini depan Persebaya bisa dibilang lebih ganas karena memiliki David da Silva dan Patrich Wanggai. Namun dua pemain sayap andalan mereka, Irfan Jaya dan Mahmoud Eid, kemungkinan absen karena dalam kondisi kurang fit.

 

Disadur : https://www.bola.com/indonesia/read/4178605/duel-antarlini-madura-united-vs-persebaya-adu-kekuatan-saat-lelah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 + 9 =