PERSIJA VS MADURA UNITED: MENANG ATAU DIHANTUI ANCAMAN DEGRADASI

Keberadaan Persija Jakarta di Liga 1 musim depan masih terancam. Memasukin pekan ke-32, tim berjulukan Macan Kemayoran itu hanya terpaut lima poin dari tim yang berada di zona degradasi.

Agar tak terperangkap zona merah, Persija Jakarta membutuhkan kemenangan saat menjamu Madura United. Partai penting tersebut bakal berlangsung di Stadion Utama Gelora Gung Karno (SUGBK), Jumat (13/12/2019).

“Situasi tidak bagus bukan hanya untuk Persija. Namun, juga untuk beberapa tim papan tengah ke bawah. Mereka hanya terpaut beberapa poin dari zona merah,” kata Edson Tavares, pelatih Persija Jakarta.

“Tim peringkat ke-7 dan ke-8 pun juga masih terancam. Apabila mereka terus kalah dalam sisa kompetisi, semua masih dapat masuk zona degradasi. Jadi, ini tak hanya berlaku untuk Persija saja,” imbuh arsitek asal Brasil tersebut.

Pikiran Tavares sedang tidak tenang. Pasalnya, Macan Kemayoran dalam tren negatif. Ismed Sofyan dkk. selalu kalah dalam dua laga terakhir, masing-masing dari Bhayangkara FC 0-3 (4/12/2019) dan Badak Lampung 0-2 (8/12/2019).

Madura United pun bukan lawan enteng bagi Persija. Pasukan asuhan pelatih Rasiman itu saat ini berada di papan atas. Laskar Sapeh Kerrab ini juga punya ambisi untuk mengakhiri musim di peringkat kedua.

Tavares berharap pendukung di SUGBK dapat memompa semangat tim asuhannya untuk memenangi pertandingan. Apalagi pada partai terakhir di SUGBK, 28 November 2019, Persija dapat mengalahkan Persipura Jayapura 1-0.

“Persija selalu senang dan bahagia bermain di SUGBK. Memang, Persija Jakarta datang dengan dua kekalahan. Namun, kami berharap melawan Madura United dapat menjadi momen kebangkitan kami,” tutur Tavares.

Hanya, Tavares perlu menyoroti lini belakang tim asuhannya. Sebab, Macan Kemayoran tidak dapat memainkan duet palang pintu Xandao dan Fachruddin Aryanto yang menjalani hukuman akumulasi kartu kuning

Momentum Madura United Bertahan di Jalur Kemenangan

Pelatih Madura United, Rasiman, menganggap partai melawan Persija Jakarta sebagai momentum timnya untuk tetap berada di jalur kemenangan. Pada partai sebelumnya, Laskar Sape Kerrab mampu mencuri poin dari markas Kalteng Putra dengan kemenangan 3-1 (6/12/2019).

“Kami pernah dalam posisi tertekan seperti Persija. Kami pernah kalah dalam lima laga beruntun. Setelah menang melawan Kalteng Putra, ini momentum bagus buat kami dan kami tidak ingin menyia-nyiakannya. Kami akan berjuang,” ucap Rasiman.

Kendati demikian, Madura United kehilangan beberapa pilarnya saat menantang Persija. Greg Nwokolo tidak dapat bermain karena sanksi Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Diego Assis juga bakal absen karena terkena sanksi akumulasi kartu.

Namun, Madura United diperkirakan sudah bisa memainkan Zulfiandi dan Syahrial Abimanyu, yang baru memperkuat Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2019.

“Kami bisa mengganti mereka dengan pemain kami yang baru kembali dari SEA Games 2019,” jelas Rasiman.

Prediksi Persija Jakarta Vs Madura United : 51-49

Bertindak sebagai tuan rumah, peluang Persija lebih besar dari Madura United untuk meraih kemenangan. Namun perlu diingat, tim tamu secara posisi unggul jauh dan masih punya ambisi di sisa kompetisi.

Sumber : https://www.bola.com/indonesia/read/4133054/prediksi-persija-vs-madura-united-menang-atau-dihantui-ancaman-degradasi

Bagikan Postingan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *