TIGA SEKOLAH DI KAB. BANDUNG IKUTI LOMBA SEKOLAH SEHAT TINGKAT JABAR

Soreang, BarayaKita
Sebanyak tiga sekolah di Kabupaten Bandung mengikutiLomba Sekolah Sehat tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar) Tahun 2019.

Masing-masing adalah TK. Mutyaaghni Sukamenak Margahayu, SD Lab UPI Cibiru Cileunyi dan SMP Telkom Citeureup Dayeuhkolot. Ketiga sekolah merupakan juara-juara lomba Sekolah Sehat tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2019.

Hal tersebut terungkap saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menerima Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Jabar di Bale Winaya Soreang, Rabu (4/12/2019). Tim dibawah rombongan DR. H. Hasanudin, M.Si ini diterima secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) DR. H. Marlan Rirsyamsu.

Bagi Pemkab Bandung, menurut Marlan merupakan momen untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dalam mengimplementasikan prilaku hidup sehat dengan baik.

“Juara bukanlah target utama, yang penting adalah sekolah selaku institusi penyelenggara pendidikan dan juga rumah kedua bagi anak – anak dapat memberikan pemahaman terkait perilaku hidup sehat dengan baik dan benar,” ujarnya.

Marlan memaparkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar tahun 2019, capaian rata lama sekolah Kabupaten Bandung Tahun 2018 mencapai 8,58 poin dan menempati urutan kedua diantara 18 kabupaten di Jabar. Sedangkan data capaian harapan lama sekolah Kabupaten Bandung mencapai 12,64 poin atau menempati urutan keempat dari 18 kabupaten di Jabar.

“Jika melihat kedua data tersebut, kita dapat mengetahui bahwa kesehatan sekolah merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan capaian rata lama sekolah dan harapan lama sekolah. Dengan demikian, pendidikan dan kesehatan merupakan dua faktor yang sangat erat kaitannya,” paparnya.

Ia menambahkan, investasi di bidang pendidikan dan kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas suatu bangsa. Tak hanya itu, lanjutnya, investasi di dua bidang itu akan melahirkan SDM yang unggul dan kompetitif.

“Hal ini selaras dengan salah satu program prioritas pembangunan Kabupaten Bandung yakni meningkatkan kualitas SDM. Jadi, melalui kegiatan ini kami berharap dapat memotivasi sekolah lain untuk menerapkan prilaku hidup sehat,” harap Marlan.

Sementara Ketua Tim Penilai, Hasanudin menjelaskan, sebanyak 17 kabupaten/kota di Jabar mengikuti Lomba Sekolah Sehat tingkat TK, SD dan SMP. Sedangkan untuk tingkat SMA diikuti oleh sembilan kabupaten/kota.

“Selain menilai sekolah, kami juga menilai TP UKS/M kabupaten maupun TP UKS/M kecamatan. Kami berharap, sekolah yang menjadi wakil Kabupaten Bandung bisa berprestasi di tingkat nasional,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *