Keberadaan Sungai Citarum di Musim Kemarau

Batujajar – Sungai Citarum, mungkin sudah tidak asing lagi bagi warga Bandung dan sekitarnya. Sungai Citarum yang beberapa bulan atau beberapa tahun kebelakang ramai di bicarakan sebagai sungai terkotor sedunia tentu sangat menyakitkan bagi kita sebagai warga yang berdekatan dengan keberadaan sungai Citarum.

Sungai Citarum yang banyak dibicarakan di Indonesia bahkan sampai ke luar negeri mungkin hanya citra buruknya, padahal sungai Citarum sangat banyak memberi kontribusi baik buat masyarakat ataupun buat pemerintahan, coba bayangkan dari sungai Citarum masyarakat yang terlewati bisa mengairi sawahnya, dari sungai Citarum pula ribuan masyarakat menggantungkan hidupnya dengan membuat keramba ikan terapung, dari dari Citarum juga 3 pembangkit listrik raksasa  bisa di buat untuk penerangan listrik Jawa Bali.

Sungai Citarum sudah mendarah daging dengan warga Bojong soang atau bale Endah dimana setiap musim hujan tentu air sungainya membanjiri kawasan tersebut dan ribuan orang harus mengungsi ketika musim hujan tiba. Keberadaan ini sudah berlangsung bertahun tahun tanpa ada perubahan.

Saat musim kemarau air yang biasanya berlimpah ruah bahkan sampai ke rumah rumah warga, tetapi keberadaan air sungai Citarum di waktu musim kemarau sangat memprihatinkan, debit air surut hingga 70-80%, dan warna air sangat tidak bersahabat, hitam dan berbau, bayangkan jika air yang penuh dengan limbah pabrik ini mengalir sampai ke kolam kolam terapung, sudah dipastikan ikan-ikan yang dihasilkan tentunya tidak sesehat zaman dulu, karena pengaruh air limbah, sehingga jika ikan ikan ini terlalu sering dikonsumsi tidak mustahil zat zat berbahaya yang dimakan ikan akan turut dimakan oleh tubuh kita, yang pada akhirnya tentu sangat mempengaruhi tingkat daya tahan tubuh kita.

Semoga Para Pengusaha yang ada disekitar bantaran sungai Citarum segera sadar dan tidak membuang limbah langsung ke Sungai Citarum dan warga masyarakat sadar untuk tidak membuang sampah ke sungai sehingga keberadaan air Citarum bisa jernih seperti zaman dahulu. Aamiin

 

Bagikan Postingan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *